Pemain Baru Real Madrid Kecewakan Deportivo Alaves

Berita Transfer – Keputusan Theo Hernandez untuk berseragam Real Madrid di musim depan ternyata membuat pihak Deportivo Alaves kecewa karena merasa diremehkan.

Pada Senin (08/05) pagi waktu setempat, tersiar kabar bahwa Theo Hernandez melakukan tes medis di sebuah rumah sakit di kota Madrid sebagai syarat untuk bergabung dengan Los Blancos.

Selain pesepak bola asal Perancis itu, ada pula nama pemain Palmeiras, Vinicius Jr yang juga tertangkap kamera sedang berada di tempat yang sama untuk melakukan tes medis.

Akan tetapi nama Theo Hernandez lah yang menjadi permasalahan sebab kubu Alaves merasa kecewa dengan pemain full-back itu, yang tidak meminta izin atau sekedar basa-basi berbicara soal tes medis.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Kami tidak tahu apa yang terjadi, kami mengetahuinya melalui media bahwa Ia telah melakukan tes medis (bersama Madrid),” ujar presiden klub, Josean Querejeta pada Onda Cero.

“Kami mempunyai hubungan personal dan klub yang baik (dengan El Real), jadi kami sedikit kaget.”

“Kami sadar bahwa sang pemain dipunyai oleh Atletico Madrid jadi kami sedikit kaget Ia melakukan tes medis dengan klub lainnya tanpa memberi tahu kami, ketika dia membela klub kami untuk saat ini.”

“Kami hanya mendengar gosip-gosip. Tidak ada, baik itu Atletico, Madrid atau pun Barcelona yang telah berbicara dengan kami soal dia,” tandasnya.

Pesepak bola berusia 19 tahun itu memang dipinjamkan oleh Atletico Madrid ke Alaves selama satu musim karena tidak mendapatkan tempat di skuat Diego Simeone.

Namun pada Oktober tahun lalu Ia disodorkan surat kesepakatan perpanjangan kontrak oleh kubu Los Rojiblancos dengan iming-iming kenaikan gaji empat kali lipat, namun Hernandez menolaknya.

Kabarnya, Hernandez meminta agar pengumuman resmi kepindahannya ke Santiago Bernabeu diumumkan dalam waktu dekat, namun kedua klub ingin melanjutkan negosiasi perihal harga yang diminta oleh Atletico sebesar Rp436 miliar, lebih tinggi dari yang tertera dalam klausul pelepasan Rp349 miliar.