Pemain Real Madrid Marah Usai Julen Lopetegui Dipecat

Copa del Rey, Sergio Ramos, Real Madrid

Rupanya para pemain Real Madrid mengamuk usai mendengar pemecatan Julen Lopetegui, sebuah figur yang populer di kamar ganti Bernabeu. Tapi mereka melampiaskan kemarahannya pada Melilla.

Hal ini diungkapkan pelatih anyar sementara Los Blancos, Santiago Solari. Namun ia senang karena kemarahan para pemain disalurkan secara benar, menghabisi Melilla dengan skor 4-0 di ajang Copa del Rey.

Julen Lopetegui ditendang Senin lalu setelah anak asuhnya takluk di musuh bebuyutannya, Barcelona, dengan skor telak 5-1.

Kekalahan tersebut menambah rangkaian buruk Los Blancos menjadi enam laga tanpa kemenangan dari tujuh laga di semua kompetisi.

Advertisement
advertisement
advertisement
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Ia menjadi salah satu dari sekian pelatih yang tidak bisa memberikan hasil positif di Madrid, sebagaimana Rafel Benitez, Juande Ramos, Juan Lopez Caro, Vanderlei Luxemburgo dan Carlos Queiroz.

Real Madrid kian berkarakter saat lawan Melilla

Rangkaian buruk tersebut bisa diakhiri kala Real Madrid menghabisi tim Segunda B, Melilla, Kamis dinihari WIB.

“Tim bermain dengan kegembiraan, antusiasme dan komitmen, dan hasilnya memperlihatkan hal tersebut,” ucap pelatih sementara Los Blancos sampai datangnya juru taktik anyar.

“Mereka kaum juara dan sangat berdedikasi. Jika tidak maka Anda tidak akan memperoleh apa yang layak Anda dapatkan.”

“Mereka kecewa karena olahraga ini. Ada dinamika buruk yang harus diputarbalikkan. Kami telah melakukan berbagai hal dengan baik.”

“Saya puas dengan karakter tim. Mereka berlari, mengincar gol, dalam keadaan bugar dan bahagia.”

“Sangat penting [Sergio] Ramos bisa bermain, menunjukkan bahwa Anda harus membangkitkan semangat tim dalam situasi [mengecewakan usai pemecatan pelatih] seperti ini.”

“Anda menang dengan keberanian dan pengorbanan. Para pemain melakukan pekerjaan yang hebat.”