Pemain Tottenham Cetak Gol Paling Hebat Tadi Malam, Dicetak Secara Tidak Sengaja

Gila Bola – Lihat gol paling aneh tapi sekaligus paling hebat tadi malam di ajang Liga Europa, dicetak oleh pemain Tottenham Hotspur dari jarak 41 meter jauhnya. Sebuah gol yang tidak sengaja karena sepertinya ditujukan kepada Gareth Bale. Lihat foto di atas.

Tottenham Hotspur menang 4-0 atas wakil Bulgaria Ludogorets Razgrad dengan dua gol dilesakkan pemain Brasil 25 tahun yang diabaikan oleh Napoli dan Benfica, Carlos Vinicius. Tapi sudah capek-capek cetak dua gol, fokus perhatian dari pertandingan Spurs tadi malam terarah pada Harry Winks, pemain yang berhasil cetak gol jarak sangat jauh, 41 meter!

Sepertinya ini sebuah gol yang tidak disengaja karena, seperti bisa Anda lihat dari adegan di bawah ini, ia mengarahkannya secara melambung, tidak terlalu keras dan ada Gareth Bale di dekat situ. Tapi bola rupanya terlalu jauh dari pemain pinjaman Real Madrid tersebut dan malah menembus gawang Plamen Iliev pada sisi terjauh, sedikit lagi off target.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
K9Win
K9Win

Itu merupakan gol ketiga Tottenham dari empat gol yang berhasil mereka lesakkan ke gawang Ludogorets. Selang 10 menit kemudian Lucas Moura mencatatkan gol keempat bagi timnya yang akhirnya menang 4-0.

Sayang sekali kemenangan besar empat gol ini belum bisa memastikan Tottenham Hotspur lolos ke 32 besar Liga Europa, setelah tiga tim teratas Grup J sama-sama masih berpeluang lolos. Spurs bahkan gagal menggusur Royal Antwerp pada posisi teratas klasemen grup meski pun pasukan Jose Mourinho itu memiliki selisih gol lebih baik. Hal ini karena pada perjumpaan kedua tim, Royal Antwerp mengalahkan Spurs 1-0, jadi tim London itu kalah head-to-head, sebuah aturan yang dipakai baik di Europa League maupun Champions League.

Tapi kabar baiknya adalah Spurs hanya butuh satu poin saja dari dua laga terakhir Grup J untuk memastikan lolos ke babak sistem gugur. Harry Winks dan kawan-kawan akan tandang ke LASK Austria pada kesempatan berikutnya sebelum mencoba membalas dendam pada Antwerp pada matchday keenam.