Pencetak Gol Arsenal Tadi Malam Gajinya Nomor Dua Terbawah

Pencetak dua gol Arsenal hari Jumat (4/10) pada laga Liga Europa melawan Standard Liege hanya memperoleh gaji nomor dua terbawah di Emirates.

Dalam satu malam saja nama Gabriel Martinelli melambung menjadi superstar baru di kalangan pendukung Arsenal setelah menjadi pencetak dua gol Arsenal dalam selisih dua menit saja pada laga Liga Europa di kandangnya sendiri di Emirates hari Jumat (4/10) dinihari. Namun hanya sedikit yang tahu bahwa gajinya termasuk salah satu yang paling rendah di klub London tersebut.

Pada bulan Juli 2019 kemarin pencetak gol Arsenal asal Brasil itu menandatangani kontrak yang memberi dia gaji 1,1 Juta Pound (Rp 19,2 Milyar) per tahun. Kami telah menghitung angka-angkanya, ini berarti ia menghasilkan 5.404 pound (Rp 94,6 juta) per hari dan 225 pound (Rp 3,9 juta) per jam! Jadi pendapatan pemain Brasil berusia 18 tahun dalam satu jam setara dengan UMR Indonesia sebulan!

Yang paling hebat adalah gol pertamanya ke gawang Standard Liege. Dari sisi kiri kotak penalti Kieran Tierney mengirim sebuah umpan lambung ke depan gawang. Setengah perjalanan disundul tipis sekali oleh Gabriel Martinelli menjadi gol ke tiang jauh. Sebuah sundulan yang sangat hebat!

Advertisement
Pulsa Gratis
Pulsa Gratis
RatuCasino77
RatuCasino77

Perhatikan juga gol keduanya tadi malam. Usai menerima umpan pendek dari Reiss Nelson, Gabriel Martinelli melepaskan tendangan voli dari sudut yang cukup sempit yang tak bisa diantisipasi para pemain belakang klub Belgia itu.

Menurut laporan wtfoot.com, gaji yang diperoleh Martinelli hanya secuil remah yang tak ada artinya dibandingkan gaji para pemain bintang The Gunners seperti Mesut Ozil dan Pierre-Emerick Aubameyang. Lihat perbandingannya di bawah ini.

Pencetak Gol Arsenal Tadi Malam Gajinya Nomor Dua Terbawah

Pertandingan Liga Europa di Emirates tadi malam berlangsung kurang seimbang anak-anak muda Unai Emery mendominasi kepemilikan bola sampai 77% menjelang akhir babak pertama. Meriam The Gunners melepaskan empat tembakan on target selain dua lainnya yang meleset dari sasaran. Bandingkanlah itu dengan Standard Liege yang hanya mencatatkan satu shot on target dan empat off target.

Setelah dua gol Gabriel Martinelli pada menit 14 dan 16, pemain lawan segera berbenah namun tak bisa mencegah terjadinya gol ketiga dari Joseph Willock pada menit 22. Secara keseluruhan para pemain muda Unai Emery sangat mengesankan dan skor terjaga 3-0 pada akhir babak pertama Arsenal vs Standard Liege.

Sudah lihat cuplikan reaksi Aubameyang melihat dua gol Martinelli? Senyumnya kecut seakan-akan dia tahu bahwa penampilan hebat sang pemain Brasil berusia 18 tahun itu akan menggeser perannya di lini depan Arsenal. Apalagi gajinya yang menjulang tinggi akan menjadikan Martinelli sebagai pilihan yang lebih disukai para direksi Arsenal. Lihat senyum serba tanggung dari Aubameyang yang tak kunjung mengembang itu.