Site icon Gilabola.com

Pep Guardiola Kembali Bertemu Wasit yang Bikin Emosi Jiwa, Duel vs Newcastle Diprediksi Panas!

Pep Guardiola dan wasit Sam Barrott

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menghadapi sejumlah kekhawatiran menjelang pertandingan putaran kelima Piala FA melawan Newcastle United.

Guardiola masih merasa jengkel dengan beberapa keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya. Pada laga Minggu diihari nanti pukul 03.00 WIB, ia akan kembali bertemu dengan wasit yang sama yang sebelumnya membuatnya sangat kesal saat memimpin pertandingan di St James’ Park pada awal musim ini. Sam Barrott akan bertugas sebagai pengadil lapangan dalam duel tersebut, beberapa bulan setelah tiga keputusannya membuat pelatih City itu marah besar.

Barrott sebelumnya tidak memberikan penalti kepada Phil Foden ketika ia dijatuhkan keras oleh Fabian Schar di dalam kotak penalti. Selain itu, wasit juga tidak menganggap insiden ketika tembakan Jeremy Doku mengenai tangan Malick Thiaw sebagai pelanggaran. Kedua keputusan itu kemudian didukung oleh tim VAR.

Tak hanya itu, VAR juga memutuskan bahwa gol kemenangan Newcastle berada dalam posisi sah. Pada Januari lalu di ajang Carabao Cup, Antoine Semenyo sempat mencetak gol yang kemudian dianulir oleh VAR setelah penundaan selama enam menit. Kejadian tersebut membuat Guardiola kembali meluapkan kekesalannya terhadap sejumlah keputusan wasit.

Sejak pertandingan itu, Barrott hanya sekali memimpin laga Manchester City, yakni saat kemenangan di Carabao Cup melawan Brentford pada bulan Desember. Namun Guardiola sudah mengetahui bahwa ia akan kembali bertemu dengan wasit tersebut pada pertandingan Sabtu ketika berbicara kepada media pada Jumat.

“Kami akan bertemu wasit yang sama lagi. Terima kasih banyak. Bagus sekali,” ujar Guardiola dengan nada sarkastis.

Jadwal Padat Jelang Duel Liga Champions

Selain persoalan wasit, Guardiola juga harus menghadapi jadwal yang cukup berat. Timnya hanya memiliki waktu pemulihan yang singkat sebelum terbang ke Madrid untuk menjalani leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Manchester City sebenarnya berharap memiliki waktu persiapan yang lebih panjang. Sementara itu, pertandingan Real Madrid bahkan dimajukan untuk membantu persiapan mereka. Namun Guardiola mengaku sudah terbiasa dengan situasi seperti itu di Inggris.

“Pemulihan sangat penting. Istirahat, tidur, makanan, serta latihan—kami tahu bagaimana mengelolanya,” kata Guardiola.

“Jika kami bisa pulang lebih cepat setelah pertandingan, tentu itu lebih baik untuk proses pemulihan. Tapi situasinya memang seperti ini. Kami tidak pernah punya data pasti apakah satu jadwal lebih baik dari yang lain.”

Ia juga menilai bahwa di Inggris, kompetisi domestik sering kali dianggap lebih penting dibanding pertandingan Liga Champions bagi klub-klub Inggris.

“Di sini, yang dianggap lebih penting adalah apa yang terjadi di Carabao Cup dibanding laga Liga Champions untuk tim Inggris. Itu sudah terjadi sejak awal. Jadi bukan sesuatu yang mengejutkan,” jelasnya.

Guardiola menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meminta perlakuan khusus terkait jadwal pertandingan.

“Saya tidak meminta apa pun. Jika kami harus bermain pukul 20.00 (waktu Inggris), maka kami akan bermain pukul 20.00. Kami juga harus melakukan perjalanan.”

Ia menambahkan bahwa timnya tetap mendapatkan beberapa jam tambahan untuk pemulihan setelah pertandingan sebelumnya melawan Nottingham Forest.

“Kami tidur malam ini dan memiliki beberapa jam tambahan untuk pemulihan dari pertandingan sebelumnya melawan Nottingham Forest. Jadi memang seperti itu keadaannya. Saya tidak terlalu memikirkan hal tersebut.”

Guardiola Tak Pernah Menghubungi Wasit

Guardiola juga mengatakan bahwa dirinya bukan tipe pelatih yang menghubungi wasit setelah pertandingan untuk memprotes keputusan mereka.

“Saya bukan orang yang menghubungi wasit sehari setelah pertandingan untuk bertanya ‘kenapa Anda melakukan ini atau itu’. Selama 10 tahun saya tidak pernah melakukan itu,” katanya.

Ia mengakui bahwa banyak pelatih lain yang melakukan hal tersebut.

“Saya tahu banyak rekan pelatih saya melakukannya, bahkan dari berbagai generasi. Tapi saya tidak ingin membuang waktu untuk hal seperti itu. Tidak sama sekali.”

Menurutnya, jadwal pertandingan pada akhirnya ditentukan oleh pihak penyiar karena mereka membayar hak siar dengan nilai besar.

“Dalam urusan jadwal, para penyiar yang menentukan karena mereka mengatakan telah membayar banyak uang. Baiklah, mereka memang membayar banyak uang. Terima kasih banyak, kalian sangat baik. Jadi memang seperti itu keadaannya.”

Exit mobile version