Pep Guardiola Khawatir Liga Premier Berhenti Usai Jeda Bulan Depan

Gilabola.com – Pep Guardiola khawatirkan kondisi para pemainnya di Manchester City usai membela tim nasional masing-masing di jeda internasional bulan depan.

Pelatih berusia 49 tahun itu khawatir, jeda internasional di bulan Maret akan menyebabkan kasus penyebaran baru pandemi di Liga Premier, yang bisa berpotensi menghambat gelaran liga musim ini.

City akan tandang ke Everton pada Kamis (18/2) dini hari nanti, untuk tuntaskan jadwal yang harusnya digelar pada 28 Desember 2020. Laga itu terpaksa ditunda hingga hampir dua bulan akibat merebaknya wabah di skuad utama The Citizens.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Wabah serupa juga merebak di klub Liga Premier lainnya, termasuk Newcastle, Aston Villa dan Fulham. Situasi ini sempat memicu kekhawatiran bahwa kompetisi sepak bola di musim ini perlu dihentikan sementara waktu.

Menurut Pep Guardiola, jumlah kasus positif terpapar yang baru kemudian menurun berkat ‘upaya luar biasa’ dari Liga Premier. Namun, pelatih asal Spanyol itu kembali khawatir dengan akan digelarnya jeda internasional pada bulan depan, di mana jadwal itu – menurutnya, bisa mengacaukan semua kerja keras tersebut.

“Mudah-mudahan sih tidak, tapi satu-satunya cara agar terlindung dari virus ini adalah tetap tinggal di rumah, menjaga jarak dan tidak lakukan kontak dengan orang lain, juga tidak bepergian,” tandas mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu, seperti dilansir Independent.

“Sekarang banyak orang mulai bepergian dan para pemain juga akan berkumpul dengan tim nasional mereka. Hal ini cukup sulit untuk dikendalikan dan saya pikir hal-hal yang tak diinginkan bisa saja kembali meningkat,” ujarnya.

Di jeda internasional bulan depan, Manchester City bisa ‘kehilangan’ 18 pemainnya yang dipanggil tim nasional masing-masing, termasuk para pemain muda. Selain gelaran Euro 2020, di tahun ini juga akan berlangsung Piala Eropa U-21.

Namun sesuai aturan FIFA yang bahkan sudah diperpanjang hingga akhir bulan April, klub-klub Inggris bisa menolak untuk melepas pemain asal Portugal dan Amerika Selatan mereka.

Sejauh ini Inggris juga termasuk salah satu negara yang alami paparan pandemi gelombang dua, dengan penyebaran yang baru akibat adanya mutasi virus. Meskipun saat ini angka penularannya terus menurun, namun Pep Guardiola mengkhawatirkan para pemainnya bisa terpapar jika mereka bepergian.