Pep Guardiola Sadarkan Beruntungnya Ada Di Era Ronaldo Dan Messi

Sosok Pep Guardiola mengingatkan kembali betapa era Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sangat mengagumkan.

Gilabola.com – Pep Guardiola mulai menyadarkan banyak orang betapa beruntungnya ada di era Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Era ini bisa jadi tidak akan terulang lagi dengan kualitas yang sama.

Pep Guardiola memang sudah berkomentar mengenai sosok Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Kedua pemain disebut ia sebut sebagai fenomena dalam satu era saja. Beruntunglah bagi kita yang bisa merasakan era kedua bintang tersebut.

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sendiri bagaikan magnet perhatian tersendiri bagi dunia bola dalam satu dekade belakangan. Kedua pemain sudah saling ganti-gantian mendapatkan Ballon d’Or dan memberikan banyak trofi untuk klub yang mereka perkuat.

Kedua bintang juga masing-masing sudah raih tak kurang dari lima bola emas dalam 10 tahun terakhirnya. Catatan gol terbaik Lionel Messi pada musim 2011/2012 ada 73 gol dalam semusim. Cristiano Ronaldo pernah punya 61 gol pada musim 2014/2015.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Pep Guardiola mengagumi kedua bintang tersebut dengan semua kelebihan dan kekurangan mereka. Kemampuan kedua pemain dalam terus kejar prestasi patut diapresiasi semua pihak.

“Lionel Messi sangat kompetitif, dia merupakan binatang ganas. Hal itu bisa membantu yang lain untuk menjadi kompetitif. Messi sangat benci yang namanya kekalahan dan dia bermain seperti saat dia masih jadi anak kecil yang ingin menang terus. Dalam pertandingan sengit, jika tim membantunya, dia selalu bisa menjadi pembeda,” ujar Pep Guardiola dalam acara Festival dello Sport.

Pep Guardiola kagum kehebatan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi

“Bersama dengan Cristiano Ronaldo juga kita sudah menjadi saksi dan bisa hidup di era dua fenomena luar biasa. Mereka berdua sudah sama-sama menjalani 10 tahun dengan mencetak 50 gol dalam semusim. Catatan itu jelas fantastis. Kita bukan bicara setahun saja, tapi bertahun-tahun, lagi dan lagi,” pungkasnya.

Kepergian Ronaldo ke Juventus sendiri sedikit banyak menurunkan aroma persaingan dengan Lionel Messi. Meski sempat ada yang klaim jika La Liga tak terpengaruh, faktanya gelaran ini memang sudah kadung memudar daya tariknya sejak ditinggal pergi Ronaldo. Messi juga bagai kehilangan gairahnya untuk berkompetisi sehat dengan sang rival.

Jika kedua pemain itu nantinya pensiun, maka berakhirlah suatu era. Sejauh ini belum terlihat jelas era siapa yang akan sanggup menggantikan era Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dengan level persaingan yang sama daya tariknya.