Perancis Sandingkan Juara Dunia dan Juara UEFA Nations League, Adegan Dramatis Tengah Babak Kedua

Perancis berhasil menyandingkan gelar juara dunia yang mereka peroleh pada 2018 dengan gelar juara UEFA Nations League setelah mengalahkan Spanyol dengan skor 1-2 pada Senin dinihari (11/10), dengan ketiga gol terjadi secara dramatis.

Baik Spanyol maupun Perancis sama-sama merasa senang jika menerima tekanan atau serangan yang berbahaya. Mengapa? Karena itu menjadi peluang untuk melakukan serangan balik ke arah pertahanan lawan. Hal inilah yang terjadi dalam rentang dua atau tiga menit sekitar menit 64 saat terjadinya dua gol di kedua ujung lapangan. Juga sedikit setelahnya, menit 69, ketika satu peluang emas terjadi bagi Les Bleus.

Gol pertama oleh La Roja terjadi justru hanya dalam waktu beberapa detik setelah terjadi sebuah serangan dari Theo Hernandez menghantam mistar gawang Unai Simon. Bola memantul ke arah bawah, berhasil menghindari garis gawang dan sementara semua anak-anak Didier Deschamps tengah kebingungan dengan situasi, apakah itu gol atau bukan, para pemain Spanyol melepaskan serangan balik kilat. Mikel Oyarzabal melaju sendirian dari umpan panjang Sergio Busquets dan kemudian menaklukkan Hugo Lloris di ujung lain lapangan.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Tapi Perancis langsung move on dan melancarkan sebuah serangan balik juga dari sebuah situasi ketika La Roja tengah melakukan serangan dan tercipta sebuah ruang kosong yang luas di antara lini depan dan lini belakang pasukan Luis Enrique itu.

Bola dikirimkan oleh Kylian Mbappe ke arah Karim Benzema di sebelah kiri lini serang dan striker Real Madrid itu melepaskan sepakan melengkung yang seolah-olah akan out tapi ternyata menembus sudut kanan gawang Unai Simon. Skor sama kuat 1-1 hanya dalam waktu dua menit saja satu sama lain!

Sementara kita menyangka bahwa laga akan usai dengan skor sama kuat dan pertandingan harus diselesaikan melalui extra time, datanglah Kylian Mbappe pada menit 79, mengejar umpan terobosan dari Theo Hernandez, melakukan tipuan kaki, sebelum menaklukkan kiper Simon. Lihat sendiri adegan itu.

Sementara itu tak banyak yang bisa dilaporkan dari babak pertama pertandingan ini, dengan laga berlangsung membosankan. Keduanya melakukan pendekatan secara hati-hati dan sebagai akibatnya hanya ada satu percobaan tembakan on target dari pihak Spanyol.

Manajer kedua tim terlihat memainkan strategi serangan balik kilat, memanfaatkan ruang kosong yang tercipta saat lawan melakukan serangan. Spanyol akan merasa patah hati kebobolan gol Mbappe dari sebuah kesalahan pertahanan hanya dalam waktu 10 menit jelang akhir, menyebabkan tak banyak waktu tersisa untuk membalas.

Kini Les Bleus boleh menyombongkan diri sebagai juara dunia dan juara Eropa, meski trofi UEFA Nations League secara umum hanya dianggap sebagai kasta kedua di benua ini, setelah Euro.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO