Perkenalkan Monterrey, Lawan Liverpool di Piala Dunia Antarklub

Perkenalkan Monterrey, lawan Liverpool pada babak semi final Piala Dunia Antarklub. Cara Monterrey bermain berpotensi menyulitkan The Reds.

Liverpool akan lawan Monterrey pada babak semi final Piala Dunia Antarklub setelah klub Meksiko itu mengalahkan Al-Sadd 3-2 pada Minggu (15/12) dinihari. Bek kiri Leonel Vangioni memberi Monterrey keunggulan dengan tembakan roket jarak jauh sebelum Rogelio Funes Mori menggandakan keunggulan mereka pada babak pertama.

Baghdad Bounedjah membalaskan satu gol bagi Al-Sadd sebelum Carlos Rodriguez memulihkan keunggulan dua gol Monterrey pada pertengahan paruh kedua. Abdelkarim Hassan kemudian mencetak gol hiburan pada menit-menit akhir tetapi Monterrey bertahan secara baik untuk menjaga tiket ke semi final.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Al-Sadd sekarang akan melakoni laga play-off perebutan tempat kelima melawan Esperance Sportive de Tunis pada hari Selasa malam, sementara Monterrey akan menghadapi pemimpin klasemen Liga Inggris, Liverpool, pada partai semi final, Rabu dinihari. sementara itu wakil Brasil Flamengo akan menghadapi tim Al Hilal asal Arab Saudi pada partai semi final lainnya.

Cara Bermain Monterrey Bahayakan Liverpool

Monterrey lolos ke Piala Dunia Antarklub setelah mereka dinobatkan sebagai juara Liga Champions Concacaf (wilayah Amerika Utara, Amerika Tengah dan Karibia) untuk keempat kalinya. Mereka juga pernah menjadi juara Meksiko pada empat kesempatan.

Mereka memainkan sepakbola yang mengalir bebas dan dengan cepat menyerang ke depan serta sangat berbahaya, meskipun Al-Sadd menampilkan lini pertahanan yang sangat rentan. Saudara kembar dari mantan pemain bertahan Everton Ramiro Funes Mori, Rogelio, berhasil mencetak gol dan dapat menyebabkan masalah bagi Liverpool.

Seperti terlihat dari statistik pertandingan Monterrey melawan Al-Sadd yang diasuh mantan gelandang Barcelona Xavi Hernandez, mereka membiarkan tim lawan mendominasi bola sampai 60% lebih selama 90 menit, mencoba bertahan secara baik di belakang, sebelum menyerang secara cepat dan mengiris pertahanan Al-Sadd.

Meski hanya kebagian 38% dominasi atas bola, tapi jumlah serangan yang dilepaskan tim asal Meksiko itu 17 kali sama banyaknya dengan Al-Sadd. Jumlah shots on target malah delapan banding hanya lima dari tim Qatar tersebut.

Bertahan, mereka jauh lebih lemah dan Al-Sadd, di samping mencetak dua gol, berhasil menembus lini belakang Monterrey ini dan bersalah karena membuang-buang beberapa peluang emas. Liverpool selaku lawan Monterrey pada babak semi final Piala Dunia Antarklub bisa dengan mudah memanfaatkan cara bertahan yang lemah ini dan diharapkan The Reds menang dengan mudah atas tim asal Meksiko ini.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO