Perkenalkan Pemain Belanda Penyebab Kekalahan Liverpool Tadi Malam

Perkenalkan Pemain Belanda Penyebab Kekalahan Liverpool Tadi Malam

Perkenalkan pemain Belanda penyebab kekalahan Liverpool di tangan Manchester City pada ajang Community Shield, tadi malam. Siapa?

Liverpool kalah adu penalti pada laga pembuka musim, Community Shield, gara-gara tendangan pemain Belanda berusia 28 tahun ini terlalu mudah dibaca kiper Claudio Bravo dan jadi penyebab kekalahan Liverpool tadi malam. Skor akhir adu penalti adalah 4-5 setelah 90 menit kedua tim bermain sama kuat 1-1.

Georginio Wijnaldum adalah pemain Belanda yang jadi penjahat di mata para pendukung The Reds setelah membuang peluang dalam adu nasib di akhir pertandingan yang berlangsung di Stadion Wembley London itu. Dia satu-satunya eksekutor penalti yang gagal dari kelima jagoan dan penyebab kekalahan Liverpool.

Sementara itu kelima penendang dari kubu Manchester City berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik, ditutup oleh Gabriel Jesus yang menjadi penyelamat nasib anak-anak Pep Guardiola. Ini merupakan awal musim kedua beruntun The Skyblues merebut trofi Community Shield. Tahun lalu mereka mengalahkan Chelsea dengan skor 2-0.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Lihat cuplikan tendangan penalti Georginio Wijnaldum di bawah ini. Perhatikan bahwa kiper Manchester City dengan yakin membanting tubuhnya ke sisi kanan dan menghalau bola tendangan sang pemain Belanda itu. Terlihat bahwa Claudio Bravo mengerjakan PR-nya dengan baik, mengamati kesukaan para pemain The Reds.

Apa yang lebih bikin jengkel adalah mulut besar Georginio Wijnaldum sebelum pertandingan dimulai. Di akun Twitter-nya sang pemain Belanda itu mengatakan, “HARI PERTANDINGAN! Semua persiapan sudah dilakukan, saatnya berjuang untuk trofi malam ini. Apakah Anda semua siap Reds (untuk menerima trofi ini)?”

Jika boleh kami menyebut maka dewa-dewa sepertinya tidak mendukung kemenangan Liverpool di ajang Community Shield malam tadi. Pasukan Jurgen Klopp itu seharusnya bisa dengan mudah menang dengan skor 4-2 jika melihat jumlah peluang emas berlian di depan gawang lawan. Sayangnya, tak satu pun berujung gol.

Sebut misalnya dua serangan beruntun tak beruntung di awal babak kedua. Pertama melalui sepakan Virgil Van Dijk ke sudut atas gawang Bravo yang memantul di mistar dan jatuh ke bawah di luar garis. Selang semenit kemudian giliran striker Mesir Mohamed Salah yang menusuk ke dalam kotak dan kemudian melepaskan tembakan mendatar tapi memantul di tiang gawang dan kembali ke lapangan untuk dibuang oleh Oleksandr Zinchenko.

Pada menit ke-94, pada detik-detik terakhir pertandingan, terjadi satu kesalahan oleh Nicolas Otamendi yang dicuri oleh Mohamed Salah. Tembakan pertamanya secara bravo berhasil diblokir oleh kiper Bravo, namun bola muntah disundul oleh striker Mesir itu dan lihat apa yang terjadi?

Bravo kali ini tidak bravo karena sudah dalam posisi salah, hanya pasrah melihat bola memantul ke depan gawang yang kosong. Kyle Walker mundur dan dengan tendangan salto menyelamatkan gawangnya. Seharusnya Liverpool bisa menang 4-2 atas Manchester City. Mereka membuang kesempatan itu dan sang pemain Belanda kini menghukum rekan-rekannya sendiri dengan jadi penyebab kekalahan Liverpool.