Persahabatan Tottenham vs Manchester United Berubah Jadi Kebencian

Persahabatan Tottenham vs Manchester United Berubah Jadi Kebencian

Laga persahabatan Tottenham vs Manchester United hari Kamis (25/7) berubah menjadi kebencian dan perkelahian. Lihat.

Pertandingan persahabatan Tottenham vs Manchester United merupakan laga pra-musim yang terselenggara di bawah turnamen International Champions Cup 2019. Tapi ini lebih terlihat sebagai laga kompetitif sungguhan dengan injakan kaki ke perut pemain lawan, dorong-dorongan dan bullying yang nyaris berubah menjadi perkelahian.

Pada menit 24 laga di Hangkou Stadium Shanghai China ini, saat Setan Merah unggul satu gol atas Spurs berkat serangan Anthony Martial tiga menit sebelumnya, terjadi perebutan bola di daerah sepak pojok Tottenham antara pemain Daniel James dan Moussa Sissoko.

Dalam satu kesempatan Sissoko yang lebih berpengalaman berhasil mencuri bola dari kolong James, sebelum mundur sejenak dan menyempatkan menginjak perut pemain anyar Manchester United itu. Lihat adegan kejam yang sepertinya disengaja itu di bawah ini.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Itu merupakan awal dari serangkaian bullying, dorong mendorong yang nayris berubah jadi perkelahian massal antara kedua tim, namun terutama sekali memperlihatkan watak asli Harry Kane.

Di tengah kerumunan yang diciptakan para pemain Setan Merah terhadap Sissoko, striker Inggris Harry Kane masuk sebagai jagoan dan mendorong satu pemain lawan. Lucunya dia pilih yang ukurannya tubuhnya paling kecil, Andreas Perreira.

Sang pemain Brasil ciut juga dengan dorongan fisik dari Kane, mundur teratur, mundur dan mundur, sampai masuklah Scott McTominay, bek tinggi yang dimiliki Manchester United. Kini giliran Kane yang mundur.

Lebih lucu lagi melihat wasit asal China yang memimpin pertandingan persahabatan Tottenham vs Manchester United di Hangkou Stadium Shanghai China ini. Tak tahu mesti berbuat apa. Atau tak berani. Kasih kartu kuning kek, atau kartu merah kalau perlu. Lihat cuplikan foto di atas. Sang pengadil yang mulia itu cuma nonton saja sembari melongo.

Pertandingan itu sendiri akhirnya dimenangkan oleh Setan Merah setelah Angel Gomes, pemain muda 18 tahun, mencetak gol hebat dari sudut yang sangat sempit selang 10 menit menjelang pertandingan selesai. Skor berubah menjadi 1-2 dan menyebabkan Manchester United sukses mencatatkan empat kemenangan dari empat laga pra-musim mereka ini.