Peru vs Brasil 1-0, Balas Dendam Kekalahan di Final Copa America 2019

Peru vs Brasil 1-0, Balas Dendam Kekalahan di Final Copa America 2019

Peru vs Brasil usai 1-0 pada Rabu (11/9) siang yang merupakan balas dendam kekalahan 1-3 di final Copa America awal Juli lalu.

Los Incas masih merasakan sakit hati setelah final Copa America antara Peru vs Brasil usai dengan skor 1-3 bulan Juli lalu dan hari ini mereka memperoleh kesempatan untuk melakukan balas dendam yang sungguh nikmat, meski hanya satu gol. Anda harus melihat perayaan gol Peru yang mencerminkan rasa sakit hati mereka itu.

Gol tunggal Peru dicetak oleh Luis Abram, seorang bek tengah kurang terkenal, memanfaatkan satu tendangan bebas dengan cara menyundulnya ke bagian gawang yang jauh dari jangkauan kiper Ederson Moraes. Ia termasuk satu dari empat lima pemain Peru yang bergerak masuk saat penendang melepaskan serangan ke depan gawang lawan. Dan para pemain Brasil sibuk mengangkat tangannya, mencoba membujuk hakim garis untuk menyatakan itu sebagai offside. Tak ada pelanggaran. Gol tadi sah dan para penonton di Los Angeles Coliseum merayakannya secara meriah.

Gol itu baru terjadi selisih enam menit saja jelang waktu berakhir, menjadikan kemenangan yang menyenangkan bagi La Blanquirroja (putih-merah), yang malam ini berseragam hitam berselendang merah.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Luis Abram yang berusia 23 tahun adalah bek tengah yang sehari-hari merumput di klub Argentina Velez Sarsfield. Apa yang mencolok dari pemain ini, jika melihat laman kehormatannya di whoscored.com, adalah kemampuannya untuk bermain selama 90 menit. Hampir selalu ia dimainkan sepanjang pertandingan oleh klubnya dan juga oleh timnas Peru. Gol ini merupakan gol pertamanya dalam 10 laga terakhir bagi Velez Sarsfield dan Los Incas.

Pertandingan berlangsung kurang seimbang dengan Selecao seperti biasanya mendominasi penguasaan atas bola, mencapai 56%. Namun dalam urusan tembakan ke gawang lawan, kurang lebih seimbang. Kedua tim sama-sama hanya mencatatkan tiga tembakan on target, yang memperlihatkan rapatnya penjagaan di lini belakang masing-masing. Namun percobaan serangan lebih banyak dilepaskan oleh Brasil, mencapai 13 kali berbanding sembilan oleh Peru.

Jumlah sepak pojok yang mencapai enam banding dua untuk keunggulan Brasil memperlihatkan gencarnya serangan yang dilepaskan tim asuhan Tite tersebut. Sementara jumlah akurasi passing yang mencapai 84% (berbanding 78% milik Los Incas) memperlihatkan keunggulan kualitas para pemain Selecao. Tapi sepak bola punya logika sendiri dan hari ini sang dewa nasib lebih suka memenangkan La Blanquirroja, bertentangan dengan prediksi soal pertandingan berat sebelah pagi ini tersebut.