Pesepakbola Dunia Biayai Pencarian Pemain Cardiff City Emiliano Sala

Pesepakbola Dunia Biayai Pencarian Pemain Cardiff City Emiliano Sala

Pencarian pemain Cardiff City, Emiliano Sala, kembali dilanjutkan. Kali ini, sejumlah pesepakbola terkenal dunia lakukan pengumpulan uang agar pencarian mantan bintang Nantes asal Argentina yang hilang di perairan Kepulauan Channel itu kembali dilanjutkan.

Hingga berita ini ditayangkan Mirror, Sabtu (26/1) sore waktu setempat, donasi itu telah mencapai 130 ribu Poundsterling (sekitar Rp2,41 miliar) dari hampir dua ribu orang pesepakbola, hanya dalam hitungan hari.

Permintaan donasi sebelumnya diluncurkan Sport Cover atas nama agen Emiliano Sala, Meissa N’Diaye, agensi sepakbola yang berbasis di Paris. Di antara pesepakbola papan atas dunia yang telah berikan donasinya adalah Adrien Rabiot yang menyumbangkan 25 ribu Euro (sekitar Rp400 juta).

Sementara gelandang Manchester City, Ilkay Gundogan, dan mantan bintang West Ham United, Dimitri Payet, juga ikut menyisihkan sebagian pendapatan mereka untuk mencari Sala. Begitu juga Demarai Gray dan Corentin Tolisso dari Leicester Cty, ikut berkontribusi dalam upaya ini.

‘Jangan Berhenti Mencari Emiliano Sala’

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Sebuah pesan di situs penggalangan dana untuk pencarian Emiliano Sala, di antaranya tampak tagar berbahasa Spanyol #NoDejenDeBuscar Emiliano Sala, yang berarti ‘Jangan Berhenti Mencari Emiliano Sala’.

“Dana ini dikumpulkan sebagai tanggapan atas gentingnya situasi ini dan keputusan pihak berwenang untuk tidak melanjutkan pencarian,” demikian salah satu pernyataan dalam situs tersebut.

“Tujuan utamanya, melalui organisasi nirlaba khusus, berusaha membantu keluarga Emiliano Sala dan pilot Dave Ibbotson untuk terus lanjutkan pencarian keduanya. Terima kasih telah membantu dengan jumlah yang Anda ikhlaskan,” lanjut pernyataan tersebut.

Dana Juga Dikumpulkan Suporter

Di antara para pesepakbola ternama ada seorang penggemar yang menyumbang 20 Euro. “Emiliano, jika memang ada sedikit harapan, saya hanya bisa menyumbangkan 20 Euro untuk dimulainya kembali pencarianmu. Kamu selalu ada di hati saya, dan saya ingin membantu keluarga Anda menemukan Anda dengan cara apapun yang saya bisa,” demikian ungkap sang penggemar yang tak disebutkan identitasnya tersebut dalam situs itu.

“Apapun yang terjadi, kamu akan selalu ada dalam benak kami. Kamu pemain sepakbola yang hebat dan pribadi yang luar biasa. Berharap bisa melihatmu kembali di atas lapangan segera. Semoga beruntung, kawanku,” lanjutnya.

Operasi pencarian dan penyelamatan resmi untuk pesawat jenis Piper PA-46 Malibu yang ditumpangi Sala dari Nantes ke Cardiff City hilang kontak di atas perairan Kepulauan Channel. Pemain berusia 28 tahun itu putuskan untuk kembali sebentar ke Nantes dan ucapkan selamat tinggal kepada rekan-rekannya di klub Ligue 1 itu untuk pindah ke Cardiff City. Sayangnya, Sala tak pernah tiba di Cardiff sampai hari ini, hampir sepekan setelah kecelakaan itu terjadi.

Presiden Argentina Ikut Sayangkan Penghentian Pencarian Sala

Yang disayangkan, otoritas Guernsey hentikan pencarian pesawat Sala pada Kamis (23/1) lalu – tiga hari setelah pesawat kecil itu hilang di atas Selat Inggris tersebut. Teman model Emiliano Sala, Berenice Schkair, kemudian mencap keputusan untuk menghentikan pencarian pemain sepakbola tersebut sebagai sesuatu yang ‘memalukan’.

Komentar ini muncul setelah presiden klub masa kecil Sala di Argentina mengatakan, dia harus ditemukan hidup atau mati. Dia juga menggambarkan para pejabat yang membatalkan operasi penyelamatan sebagai ‘berdarah dingin’.

Keluarga Emiliano juga mengirim surat kepada Presiden Argentina, Mauricio Macri, dan mendesaknya untuk menekan pemerintah Inggris serta Prancis agar berusaha memastikan pencarian Sala kembali dilanjutkan.

Macri kemudian meminta Menteri Luar Negeri Jorge Faurie untuk berbicara dengan pihak Kemenlu di Prancis dan Inggris.

“Presiden Mauricio Macri telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri, Jorge Faurie, untuk membuat permintaan resmi kepada pemerintah Inggris dan Perancis agar mereka kembali lanjutkan pencarian,” demikian pernyataan resmi pihak kepresidenan Argentina.