Phil Coutinho Ingin Pergi Karena Liverpool Klub Kecil

Philippe Coutinho

Liverpool akan kesulitan mempertahankan Philippe Coutinho, kata Joey Barton. Reputasi The Reds saat ini berperan besar terhadap keputusan playmaker Brasil itu.

Dengan puasa gelar selama 20 tahun terakhir, Liverpool hanyalah klub kecil yang sulit untuk mempertahankan jasa Philippe Coutinho, kata pemain yang gemar berkelahi ini.

Bintang Brasil Coutinho banyak dikaitkan dengan kepindahannya ke Barcelona, yang kesulitan mencari pengganti Neymar yang pindah ke PSG dengan rekor transfer dunia senilai 22 juta euro (3,5 trilyun rupiah).

Playmaker mungil itu pun sudah mengajukan permintaan transfer kepada pihak klub, namun sejauh ini The Kop bersikeras bahwa mereka tidak berniat menjual meski Barcelona telah datang dengan tiga tawaran megatransfer.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Dan kasus transfer ini juga ternyata menarik perhatian Barton, yang mengatakan bahwa para pemain Brasil akan selalu memimpikan bermain untuk klub besar seperti Barcelona, sementara Liverpool dengan puasa gelar 20 tahun membuktikan tidak termasuk kategori ‘klub besar’.

“Dia [Coutinho] ingin keluar, dan jika Anda mendekati apa yang mereka lakukan sekarang, hampir mendekati tawaran £ 120 juta (2,06 trilyun), itu lebih terlihat berapa besar yang harus dikeluarkan daripada soal jadi-tidaknya atau kapan,” kata Barton kepada talkSPORT.

Mantan pemain Burnley, Rangers dan Marseille itu memberikan beberapa argumen tentang Coutinho, yang sedang mengantri untuk menggantikan Neymar senilai 222 juta poundsterling (3,5 trilyun).

Pemain berusia 25 tahun Coutinho diyakini akan menelan biaya lebih dari € 120 juta (1,89 trilyun) jika pada akhirnya harus pindah ke Barcelona.

“Dia orang Brasil. Dia sudah tinggal jauh dari kampung halamannya dan dia mungkin sudah cukup dewasa untuk bermain di Barcelona,” Barton melanjutkan, mengisyaratkan bahwa The Reds tidak memiliki reputasi yang sama seperti sebelumnya.

“Salam hormat kepada Liverpool, tapi (Barcelona) itulah klub impian anak-anak Brasil yang tumbuh dewasa yang ingin bermain untuk mereka seperti saat ini.”

“Bukan Liverpool tahun 80-an. Ini Liverpool yang belum pernah memenangkan gelar selama lebih dari 20 tahun, jadi Anda tidak bisa menyalahkan pemain itu jika ingin pergi.”