Piala Super Italia: Daftar Nama Pemain, Pemain-Manajer dan Pelatih Tersukses

Tahukah Anda bahwa pemain Juventus ini adalah yang tersukses untuk urusan Piala Super? Bukan saja di Italia tapi juga di Spanyol dan Jerman. Sementara itu mantan pemain Bianconeri yang kini melatih di Premier League adalah yang tersukses sebagai pemain dan manajer.

Pemain Kroasia Mario Mandzukic yang sudah pensiun sejak tahun 2021 adalah spesialis Piala Super, memenangkannya di tiga liga elit berbeda dengan tiga klub berbeda. Dan masing-masing mencetak satu gol. Daftarnya:

  • 2012: Piala Super Jerman, satu gol untuk Bayern Munchen
  • 2014: Piala Super Spanyol, satu gol untuk Atletico Madrid di leg kedua
  • 2015: Piala Super Italia, satu gol bagi Juventus

Pemain dan Manajer Tersukses di Supercoppa Italiana 

Sayang sekali Antonio Conte sedang berada di Tottenham Hotspur. Sepanjang sejarah Piala Super Italia, Conte adalah figur paling sakti. Dia memenangkan trofi Supercoppa Italiana empat kali sebagai pemain Juventus (1995, 1997, 2002, 2003) dan dua kali merebutnya sebagai manajer Juventus (2012 dan 2013).

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Figur kedua paling sakti adalah Roberto Mancini. Ia memenangkan trofi ini tahun 1991 sebagai pemain Sampdoria, mencetak satu-satunya gol, dan memenangkannya kembali tahun 1998 sebagai pemain Lazio. Mancini kembali merebut trofi Piala Super Italia tahun 2005 dan 2006 sebagai manajer Inter.

Figur ketiga paling sakti untuk urusan Supercoppa Italiana adalah Carlo Ancelotti, yang memenangkannya sebagai pemain tahun 1988 bersama AC Milan, dan kembali meraih trofi yang sama tahun 2004 sebagai manajer Rossoneri.

Manajer Paling Ahli di Piala Super Italia

Sebagai manajer, Fabio Capello dan Marcelo Lippi masing-masing memenangkan Supercoppa Italiana empat kali.

Lippi memenangkan semuanya bersama Juve (1995, 1997, 2002, 2003) sementara Capello memenangkannya tiga kali berturut-turut bersama Milan (1992, 1993, 1994) dan satu bersama Roma (2001).

Secara keseluruhan Lippi paling unggul dengan enam penampilan di final, menang empat kali. Menariknya, kedua kekalahannya (satu di Juve dan satu lagi di Inter) terjadi saat menghadapi Sven-Goran Eriksson (Lazio).

Capello berada di urutan kedua dengan lima penampilan, dengan satu-satunya kekalahan datang ketika dia melatih Juve (2005).

Roberto Mancini berada di peringkat ketiga dengan empat penampilan, menang dua kali (2005 dan 2006 bersama Inter) dan kalah dua kali (2001 bersama Fiorentina, 2007 bersama Inter).

Hanya ada tiga manajer dalam sejarah yang berhasil merebut Supercoppa Italiana dengan dua klub berbeda:

  • Fabio Capello: Milan (1992 1993 1994) dan di Roma (2001)
  • Rafael Benitez: Inter (2010) dan Napoli (2014)
  • Massimiliano Allegri: Milan (2011) dan Juventus (2015)
AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO
SebelumnyaJika Lolos ke Final Piala Super Spanyol, Real Madrid Lebih Mematikan Daripada Barcelona
SelanjutnyaTiga Pertarungan Pemain akan Mendikte Laga Barcelona Kontra Real Madrid