Pochettino Nggak Suka PSG Disebut Dapat Gol Ajaib Kontra Lorient

PSG hampir menelan kekalahan ketika menghadapi Lorient, namun Mauricio Pochettino tidak senang kalau timnya dinilai dapat gol ajaib.

Dalam lanjutan kompetisi Liga Perancis 2021/22, klub sepak bola asal Paris bertandang ke markas Lorient pada hari Kamis (23/12) dini hari WIB. Duel yang berlangsung di Stade du Moustoir, hasil akhir pertandingan 1-1.

Lorient yang sedang membutuhkan kemenangan mampu memimpin lebih dulu melalui Thomas Monconduit di menit ke-40. Namun, di babak kedua tim asuhan Mauricio Pochettino mampu mencetak gol melalui sundulan Mauro Icardi di menit ke 90+1. Laga ini juga diwarnai kartu merah Sergio Ramos di menit ke-86.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Statistik mencatatkan PSG unggul penguasaan bola 78 banding 22 persen. Kemudian melepaskan 4 tembakan on target dan tuan rumah lebih baik yakni 5 kali. Dengan cuma dapatkan satu angka, maka membuat klub sepak bola asal Paris tetap menempati peringkat pertama klasemen Liga Perancis dan membukukan 46 poin.

Meski berhasil menahan imbang, namun Lorient pun masih berada di zona merah Ligue 1 dengan menempati urutan ke 19. Usai laga, Pochettino menilai satu poin yang diraih oleh PSG pantas dan ia tak suka timnya disebut dapat gol ajaib di menit akhir.

Bicara kepada Canal+, pelatih yang pernah tangani klub Liga Inggris tersebut mengatakan PSG bukan cetak gol ajaib kontra Lorient. Menurutnya, raksasa Liga Perancis mencetak gol sangat bagus dan pantas mendapatkannya.

Pochettino menjelaskan kalau PSG dapatkan sejumlah peluang terutama di babak kedua kontra Lorient. Meski lawannya tim penghuni zona degradasi, namun ia tegaskan Les Parisiens tetap menghormati tim tuan rumah karena juga merupakan kontestan Ligue 1 musim ini.

PSG baru akan main lagi di kompetisi Ligue 1 pada 10 Januari mendatang kontra Lyon, namun mereka akan lebih dulu menghadapi Vannes di ajang Piala Perancis pada 4 Januari 2022.

Di sisi lain, kebersamaan Pochettino dengan PSG dkabarkan akan berakhir pada akhir musim 2021/22. Pasalnya, ia disebut-sebut akan menjadi pelatih kepala Manchester United untuk gantikan posisi Ralf Rangnick yang kini jadi interim.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaTuchel Lempar Pujian untuk Kepa Arrizabalaga
SelanjutnyaMilan Sikat Empoli, Pioli Ultimatum Inter Soal Scudetto