Polisi Gerebek Kantor Agensi Pengundang Ronaldo

Polisi Gerebek Kantor Agensi Pengundang Ronaldo

Gilabola.com – Polisi gerebek kantor Agensi pengundang Ronaldo. Hal itu buntut kasus tak mainnya CR7 bela Juventus di laga persahabatan lawan K-League All Star.

Polisi Korea Selatan menggerebek kantor agensi yang mengundang Cristiano Ronaldo dan Juventus. Sebelumnya pihak kepolisian Korea Selatan sudah menegaskan jika mereka akan menginvestigasi absennya CR7 di laga pramusim lawan K-League All Star, Jumat (26/7/19).

Polisi dilaporkan KBS World Radio telah menggerebek kantor agen lokal yang menyelenggarakan pertandingan itu. Menurut Polisi Seoul pada hari Kamis waktu setempat, kantor penyelenggara acara TheFasta diserbu pada pukul 10 pagi.

Pihak berwenang mengatakan mereka akan memanggil beberapa tersangka untuk diinterogasi setelah mempelajari isi semua dokumen yang diamankan selama penggerebekan tersebut. Kurang lebih 66000 penggemar sepak bola telah membayar untuk menyaksikan langsung laga pada tanggal 26 Juli dengan harapan bisa melihat CR7 dari dekat.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Penonton kecewa setelah CR7 hanya duduk di bangku sepanjang pertandingan. Hal ini mendorong pengacara Korea Selatan untuk mengajukan tuduhan penipuan terhadap TheFasta, Juventus, dan CR7, karena klub Italia itu diduga melanggar kontrak yang berkewajiban untuk membuat pemain bintang mereka berpartisipasi dalam permainan selama setidaknya 45 menit.

Ronaldo diprotes karena tak main bela Juventus

Polisi baru-baru ini mengatakan jika kasus itu bisa menimbulkan larangan perjalanan keluar negeri pada seorang pejabat yang terlibat dalam kontroversi ini. Meski mengindikasikan adanya pejabat yang tersangkut, tetapi polisi menolak untuk mengungkapkan identitas orang tersebut.

Pihak kepolisian sebelumnya menyatakan jika tidak dapat menemukan bukti penipuan yang disengaja, maka kasus ini tidak dapat menjadi kewenangan mereka. Jika tidak dapat bukti, maka kasus ini bukan kasus pidana, namun kasus perdata.

Pihak Liga Sepak Bola Korea Selatan menilai Juve dan CR7 telah merendahkan negara mereka. Sikap klub Serie A yang tidak mau buru-buru minta maaf karena sang bintang absen membuat K-League tersinggung.