Politik Telah Gagalkan Diego Maradona di Gimnasia

Politik Telah Gagalkan Diego Maradona di Gimnasia

Gilabola.com – Diego Maradona tinggalkan klub terbarunya, Gimnasia, setelah ia mengasuh klub tersebut selama tiga bulan.

Mantan pemain depan Timnas Argentina dan pemenang Piala Dunia itu baru menjadi manajer Gimnasia pada September lalu.

Namun, ia mengatakan hanya akan melanjutkan karirnya di klub itu jika presiden Gabriel Pellegrino tetap menjadi presiden Gimnasia, sesaat setelah hasil pemilihan presiden klub tak sesuai harapannya.

Maradona, yang memenangkan Piala Dunia 1986, mengambil alih klub yang berasal dari La Plata, wilayah yang berada tepat di luar Buenos Aires, dengan harapan bisa membantu mereka menghindari degradasi.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Namun, skuad asuhan Diego Maradona itu alami kekalahan dalam tiga pertandingan di musim perdananya di Divisi Primera. Meski demikian, legenda sepakbola Argentina itu berhasil memenangkan tiga dari lima pertandingan sejak ia datang ke klub tersebut. Sayangnya, saat ini tim tersebut menempati posisi ketiga dari bawah dan tetap berpeluang terdegradasi musim depan.

Hengkangnya Maradona dari klub yang tengah diasuhnya ini mengulangi cerita lama – dan cukup usang, dalam karir manajerialnya. Dari enam klub yang pernah diasuhnya, ia hanya berhasil lakoni satu pekerjaan dengan bertahan lebih dari setahun di klub tersebut.

Satu-satunya tim yang dikelola lebih lama oleh pelatih 59 tahun itu adalah Al Wasl dari Uni Emirat Arab, di mana ia bisa bertahan memandunya selama 14 bulan pada musim 2011/12 lalu. Demikian diungkapkan The Guardian.

Pekerjaan sebelumnya – sebelum ia kembali ke Argentina – adalah klub asal Meksiko, Dorados de Sinaloa, yang ia tinggalkan begitu saja pada Juni silam setelah sembilan bulan mengasuhnya, karena alasan kesehatan.

Saat itu diberitakan, Diego Maradona meninggalkan pekerjaannya sebagai pelatih Dorados de Sinalao atas saran dokter. Ia dikabarkan akan jalani operasi bahu dan lutut tak lama setelah tinggalkan Dorados.

Ia memang sempat dirawat di sebuah klinik di Olivos, pinggir Buenos Aires, awal Januari lalu, karena mengalami pendarahan di lambungnya. Tapi, ia telah menghabiskan banyak waktu di Meksiko dengan menggunakan tongkat, karena radang sendi di kedua lututnya.

“Atas saran dokter, dia (Maradona) akan mendedikasikan waktunya untuk kesehatannya dan jalani dua operasi, di bahu dan lututnya,” demikian tulis agen Maradona, Matias Morla, ketika itu.