Prediksi Euro 2020: Bakal Ada Juara Baru, Tapi Bukan Perancis

Gilabola.com – Dalam waktu 7 hari lagi turnamen Euro 2020 akan dimulai. Banyak yang menjagokan Perancis akan menyandingkan trofi Piala Dunia 2018 dengan Piala Eropa, namun menurut hitungan matematis bakal ada juara baru. Lihat.

Kami menyajikan prediksi Euro 2020 mulai dari tahap penyisihan grup, dengan sedikit prediksi soal siapa yang akan merebut trofi juara. Belgia dengan generasi emasnya: Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku dan mungkin juga Eden Hazard akan mengalahkan Perancis yang lebih dijagokan banyak orang.

GRUP A EURO 2020: ITALIA JUARANYA

Italia di bawah asuhan Roberto Mancini tidak terkalahkan dalam 25 pertandingan. Mereka diperkirakan bisa dengan mudah lolos dari Grup A, sebelum menghadapi runner up Grup C pada babak 16 besar.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Di luar Italia, Turki bisa mengejutkan. Seperti yang terlihat dalam dua laga kualifikasi Piala Dunia 2022. Hakan Calhanoglu dan kawan-kawan menang 4-2 atas Belanda dan menang 0-3 di Norwegia sebelum ditahan secara mengejutkan 3-3 oleh Latvia. Wales pada urutan ketiga akan memperebutkan satu dari empat jatah lolos ke babak selanjutnya.

GRUP B: BELGIA FAVORIT, DENMARK KEDUA

Belgia beruntung mendapatkan salah satu grup termudah di Euro 2020. Sementara Kevin De Bruyne menempati urutan pertama dunia dalam daftar ranking FIFA, Rusia ranking 38, Denmark posisi ke-10 dan patut diperhitungkan sebagai tim urutan kedua di Grup B ini. Finlandia berada pada posisi 54 dunia.

Belgia seharusnya bisa mencapai babak perempat final tanpa berkeringat. Juara Grup B akan berhadapan dengan salah satu dari tim urutan ketiga pada babak 16 besar. Jadi jalur yang cukup mudah.

Setelah itu generasi emas Belgia akan membuktikan kemampuannya: Kevin De Bruyne sebagai playmaker, Romelu Lukaku sebagai pencetak gol terbanyak dan Eden Hazard, mudah-mudah sudah kembali dalam performa terbaiknya seperti di Chelsea.

Belgia dijagokan lolos sampai ke semi final dan mungkin final. Kevin De Bruyne sudah belajar banyak dari kekalahan tipis 1-0 lawan Perancis pada babak semi final Piala Dunia 2018.

Sementara itu Denmark memiliki skuad yang sangat berpengalaman. Yussuf Poulsen, Christian Eriksen dan kawan-kawan dapat menimbulkan kekecewaan pada turnamen ini. Mencapai perempat final seharusnya mudah bagi Denmark karena kemungkinan besar mereka akan finish kedua di grup – di belakang Belgia. Dari sana, pemenang Euro 1992 ini melawan tim urutan kedua dari Grup A, kemungkinan besar Turki, atau bisa juga Wales, yang semuanya adalah tim yang di atas kertas dapat dikalahkan oleh Andreas Christensen dan kawan-kawan.

Jika mereka berhasil mengalahkan salah satu favorit turnamen Euro 2020 di babak perempat final, Denmark memiliki setiap kesempatan untuk mencapai semifinal.

GRUP C EURO 2020: AUSTRIA, UKRAINA

Tanpa kehadiran Virgil Van Dijk, diramalkan Belanda akan terdampar pada babak penyisihan grup. Posisi Frank de Boer juga dipertanyakan karena ia tidak pernah mengelola klub cukup lama untuk bisa memahami kesulitan taktik, formasi dan perubahan strategi selama permainan.

Austria dan Ukraina diramalkan akan menjadi dua tim yang lolos dari grup. Siapa pun yang berhasil menang atas Belanda akan mengambil alih posisi juara Grup C. Pemimpin klasemen Grup C akan berhadapan dengan salah satu tim urutan ketiga, dan asumsinya akan melaju sampai perempat final. Pada tahap delapan besar ini siapa pun berpotensi menjadi juara.

Sementara runner up Grup C akan bertemu juara Grup A, entah Italia atau Turki, pada babak 16 besar.

GRUP D: INGGRIS, KROASIA

Sama seperti Piala Dunia 2018, Inggris diprediksi bisa memenangkan penyisihan grup dan lolos sebagai juaranya. Setelah itu barulah tahap yang paling sulit, bertemu runner up dari Grup F, grup yang dijuluki Grup Neraka karena berisi Jerman, Portugal dan Perancis. Salah satu dari tiga raksasa itu tampaknya akan menghadang langkah The Three Lions pada babak 16 besar.

Inggris memiliki tim muda dengan nama-nama dan pengalaman yang sangat menarik. Harapannya adalah, mereka akan tampil lebih baik daripada hanya semifinal di Piala Dunia 2018. Tetapi menghadapi salah satu tim Grup F berarti mereka kemungkinan harus menghadapi Perancis atau Portugal di salah satu pertandingan babak sistem gugur. Sejarah baru-baru ini menunjukkan, Inggris selalu gagal ketika oposisi terlalu tangguh.

Urutan kedua Grup D sepertinya akan diisi Kroasia. Yang akan bertemu dengan runner up Grup E, yang kemungkinan besar diisi Polandia.

GRUP E EURO 2020: SPANYOL, POLANDIA

Spanyol harus berusaha menempati urutan pertama Grup E. Posisi kedua grup hanya akan membawa mereka berhadapan dengan Kroasia, posisi kedua Grup D, dengan Inggris diperkirakan akan menempati posisi pertama Grup D itu.

Tapi masalahnya di sini ada Polandia dengan raja gol Robert Lewandowski, meski ia mungkin tidak mendapatkan dukungan seperti di Bayern Munchen. Selama dua musim terakhir, Lewandowski sudah mencetak lebih dari 100 gol untuk Die Roten dan Polandia. Skuad asuhan Paulo Sousa ini akan menduduki urutan kedua grup dan menghabisi Kroasia pada babak 16 besar.

Generasi emas Spanyol yang dulu membawa La Roja menjuarai Euro 2008 dan 2012 sudah lama pensiun. Generasi penerusnya belum bisa tampil seperti pendahulunya.

GRUP F JERMAN PERANCIS PORTUGAL

Inilah grup yang paling sulit diprediksi siapa yang lolos. Juara bertahan Euro 2016 Portugal, juara Piala Dunia 2018 Perancis, dan tim kuat yang bertindak sebagai salah satu tuan rumah Jerman berada di Grup F. Sepertinya Hungaria hanya bertindak sebagai figuran saja.

Menurut lembaga keuangan Goldman Sachs, Perancis dan Jerman akan lolos ke 16 besar. Mereka sampai pada kesimpulan ini setelah menganalisa 6000 pertandingan internasional sejak tahun 1980. Perancis akan memuncaki Grup F, Jerman urutan kedua tapi Die Mannschaft mungkin akan kalah oleh Inggris pada babak 16 besar.

Belgia akan berhadapan dengan Italia di partai final dan menang satu gol saja pada babak extra time. Itulah prediksi dari Goldman Sachs.

Skuad Les Bleus memiliki salah satu deretan pemain terbaik dunia, dengan Kylian Mbappe dan Karim Benzema serta Antoine Griezmann di depan. Selain Paul Pogba di tengah, yang merangkap sebagai motivator tim, juga Raphael Varane dan Hugo Lloris.

Didier Deschamps sudah berhasil membangun sebuah tim yang sangat kuat dalam bertahan dan kemudian Perancis akan menghancurkan lawan-lawan mereka melalui serangan balik kilat. Les Bleus kemungkinan besar akan bertemu Belgia di semi final. Inilah tahap penentuan.

Sedangkan Portugal sebenarnya memiliki susunan pemain yang lebih baik daripada saat mereka memenangkan Euro 2016. Dan mereka juga menjadi juara bertahan UEFA Nations League. Tapi entah mengapa, tak banyak yang menjagokan Portugal kali ini.

EMPAT TIM URUTAN KETIGA TERBAIK

Empat tim yang ikut melaju ke babak 16 besar sebagai tim urutan ketiga terbaik diperkirakan adalah Wales, Rusia, Belanda dan salah satu tim dari Grup F. Dengan Perancis diramalkan posisi pertama, Jerman runner-up, maka kemungkinan besar Portugal adalah tim keempat dari kelompok ini.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO