Presiden Nice Salahkan Para Pemain Marseille Atas Kerusuhan di Allianz Riviera

Gilabola.com – Meski penonton tuan rumah yang rusuh sepanjang laga dan terus melempari pemain dengan botol, presiden Nice Jean-Pierre Rivere justru membuat klaim kontroversi dengan menyalahkan reaksi para pemain Marseille.

Presiden Nice Jean-Pierre Rivere menuduh para pemain Marseille menghasut perkelahian buruk yang melibatkan para fans tuan rumah dan akhirnya menyebabkan peluit akhir dibunyikan, padahal sebenarnya para pendukung tuan rumah yang telah melemparkan berbagai benda ke lawan mereka sepanjang malam.

Pertandingan di Allianz Riviera harus diakhiri lebih cepat di babak kedua lantaran kerusuhan yang terjadi ketika para fans tuan rumah menyerbu ke lapangan usai Dimitri Payet marah karena terkena lemparan botol dan melempar balik ke arah fans. Laga saat itu masih skor 1-0 untuk Nice.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Kendati itu berawal dari ulah tidak baik dari para fans tuan rumah, presiden Nice Jean-Pierre Rivere mengklaim bahwa para pemain Marseille merespons terlalu keras setelah rekan setimnya Dimitri Payet terkena botol di dekat bendera sudut.

“Yang menjadi katalis adalah reaksi dua pemain Marseille (Alvaro Gonzalez dan Matteo Guendouzi) yang bertemu dengan para fans,” kata Jean-Pierre Rivere kepada RMC. “Mengecewakan karena berakhir seperti ini. Semuanya sudah jelas…. Bagian keamanan Marseille seharusnya tidak masuk ke lapangan dan menyerang pemain kami. Saya tidak begitu mengerti mengapa Marseille tidak mau bermain kembali.”

Sementara itu, Matteo Guendouzi dan Luan Peres termasuk di antara para pemain dengan bekas luka yang terlihat di leher mereka yang ditinggalkan oleh fans Nice. Sedangkan Dimitri Payet menunjukkan adanya bekas luka di punggungnya yang diperkirakan karena terkena lemparan botol.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO