Pusamania Borneo FC Optimistis Singkirkan Persib Bandung

Piala Presiden

Gilabola.com –┬áPusamania Borneo FC (PBFC) tak gentar menghadapi nama besar Persib Bandung. Klub asal Samarinda ini malah optimistis akan menyingkirkan Maung Bandung di semifinal Piala Presiden 2017.

PBFC menjamu Persib pada semifinal leg pertama di Stadion Segiri Samarinda, Kamis (2/3) sore ini pukul 18.00 WIB. Tidak tanggung-tanggung target yang diusung tim tuan rumah. Mereka ingin mencetak minimal dua gol guna memudahkan langkah menuju partai final.

Meski diakui Persib adalah tim tanggung dan solid yang sulit dikalahkan namun Pusamania menyatakan sudah siap 10 ribu persen untuk meraih kemenangan. Pelatih PBFC, Ricky Nelson, mengaku sudah banyak belajar dari cara berlatih pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, sehingga dia banyak tahu kelebihan dan kelemahan tim Maung Bandung.

“Persib sangat sulit dikalahkan. Mereka tim yang solid. Saya banyak belajar dari kesuksesan coach Djanur (Djadjang Nurjaman). Ini merupakan langkah kami menuju final nanti di Bogor,” ungkap Ricky Nelson dalam konfrensi pers jelang laga kemarin.

Advertisement
advertisement
advertisement
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Ricky menambahkan bermain melawan Persib di kandang sendiri memberi motivasi tersendiri bagi para pemainnya. Itu sebabnya dia yakin para pemain PBFC akan tampil all out di laga ini.

“Sebuah kebanggan bisa bermain di kandang melawan Persib, motivasi kami berlipat,” ucapnya. “Dengan kemampuan kami dengan apapun yang kami miliki, anak-anak siap 10 ribu persen untuk mencetak minimal dua gol bahkan lebih,” tambahnya seperti dikutip dari Simamaung.com.

Persib mencatat rekor kurang bagus ketika berhadapan dengan PBFC di Segiri. Mereka belum pernah menang dalam 2 kali lawatan kesana. Pertama, Persib kalah 3-2 dalam leg pertama perempatfinal Piala Presiden 2015. Lalu mereka hanya bermain imbang 0-0 pada TSC 2016 lalu.

Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, mengakui fakta itu. Dia pun menuntut timnya untuk tampil maksimal guna mengakhiri rekor buruk tersebut.

“Reputasi kami di tandang ketika bermain di Samarinda ini belum pernah menuai hasil baik, untuk itu kami bertekad untuk menghapuskan rekor buruk itu,” kata pelatih yang akrab disapa Djanur ini.