Copa America Harusnya Tanpa Qatar dan Jepang

Qatar dan Jepang Harusnya Tak Berlaga di Copa America

Gilabola.com – Copa America harusnya berlangsung secara eksklusif untuk negara-negara Amerika Selatan, tanpa kehadiran Qatar dan Jepang.

Hal ini diungkapkan Pelatih Timnas Paraguay, Eduardo Berizzo, setelah Qatar yang menjadi tim tamu dalam turnamen itu meraih hasil imbang melawan skuad asuhannya, Senin (17/6).

Juara Piala Asia, Qatar, diundang untuk berpartisipasi dalam gelaran copa tahun ini bersama Jepang. Secara mengejutkan, Qatar berhasil membalikkan defisit dua gol dan meraih hasil imbang 2-2 saat hadapi Paraguay di pertandingan pembuka grup.

CONMEBOL memang punya sejarah mengundang negara-negara lain untuk berkompetisi di ajang ini, di mana sejumlah negara di Asia Australia akan ambil bagian pada edisi 2020 yang akan digelar di Kolombia dan Argentina.

Harusnya Dimainkan Antartim di Amerika

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Merenungkan hasil imbang Paraguay di laga perdana fase Grup B di Rio de Janeiro, Berizzo mengatakan kepada wartawan, “Saya pikir masuk akal untuk mainkan Copa America dengan tim-tim dari seluruh Amerika.”

“Apakah Anda bertanya kepada saya tentang negara yang diundang, bukan? Tentang Qatar dan Jepang? Saya pikir kita harus membayangkan seluruh turnamen ini, dengan Amerika Tengah dan Amerika Utara semuanya bermain di ajang yang sama,” tambahnya.

“Saya tidak pernah melihat Eropa mengundang tim Amerika Selatan manapun untuk ikut berkompetisi. Jangan salah paham, mungkin kedengarannya saya sedikit kesal karena kekalahan hari ini, setelah bermain melawan saingan kami [Qatar]. Tapi saya yakin Copa America harus dimainkan oleh semua tim Amerika dalam satu turnamen – CONCACAF dan CONMEBOL bersama,” ujar Berizzo.

Qatar Mampu Balikkan Situasi

Paraguay semula tampak akan meraih kemenangan di laga kontra Qatar, setelah mereka mencetak gol dari titik penalti pada menit keempat yang sukses dibukukan Oscar Cardozo. Lalu, Derlis Gonzalez menambahkan gol kedua pada menit ke-56.

Namun, Qatar berhasil melawan balik di babak kedua melalui Almoez Ali dan Juan Rodrigo Rojas – yang menyundul upaya dari Boualem Khoukhi masuk ke gawangnya sendiri. “Hasil ini mengecewakan kami semua, kami semua ingin menang, dari para penggemar hingga pelatih,” tegas Berizzo.

“Kami perlu memikirkan saingan kami, performa kami, banyak hal yang menjelaskan banyak tentang situasi ini,” ujarnya.

“Ini siklus baru bagi tim, saya tidak akan mencari alasan apapun jika kami tidak bisa bermain dengan baik. Ketika kami bermain dengan baik, saya akan memberi tahu Anda kami telah melakukannya,” tambah Berizzo.

“Hari ini kami kesulitan menemukan bola, terutama di tengah lapangan, dan terutama setelah unggul 2-0. Jika kami ingin lolos dari fase grup Copa America ini, kami harus mendapatkan hasil bagus di laga lainnya,” tegasnya.