Raheem Sterling Kecam Pelecehan Rasisme Suporter Montenegro

Raheem Sterling Kecam Pelecehan Rasisme Suporter Montenegro

Raheem Sterling kecam pelecehan rasisme yang ia dan pemain Timnas Inggris yang berkulit hitam alami dalam kemenangan 5-1 atas Montenegro.

Namun sayang pertandingan tersebut dinodai oleh aksi tak terpuji para suporter Montenegro yang menirukan suara monyet dan nyanyian rasis yang ditujukan untuk para pemain Inggris, dengan manajer Gareth Southgate membenarkan bahwa mereka akan melaporkan insiden tersebut ke UEFA.

Setelah mencetak gol kelima dan terakhir Inggris pada laga di Podgorica pada Selasa (26/3) dinihari itu, Raheem Sterling merayakannya dengan meletakkan tangannya di telinganya di depan ultras Montenegro dan dia percaya aksi yang dibutuhkan untuk mengatasi rasisme adalah dengan mengambil sikap lebih keras.

Ditanya tentang nyanyian rasis suporter Montenegro setelah pertandingan itu, dia mengatakan kepada Sky Sports: “Sejujurnya, saya tidak mendengarnya secara pribadi tetapi Danny (Rose) menjelaskan bahwa itulah yang mereka lakukan sehingga saya hanya ingin menunjukkan kepada mereka bahwa mereka akan perlu lebih dari itu untuk membuat kami kesal dan menghentikan kami.”

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Karena apa yang bisa saya lakukan? Kami tahu, kami semua tahu, apa warna kulit kami, jadi saya tidak tahu apa masalahnya. Ini tidak seperti Anda memberi tahu kami sesuatu yang baru.”

Ditanya apakah menyedihkan bahwa rasisme masih terjadi, Sterling melanjutkan: “Kawan, sekarang tahun 2019. Saya terus mengatakannya. Sayang sekali melihat hal ini terus terjadi.”

Raheem Sterling harap ada hukuman yang setimpal

“Kita hanya bisa membawa kesadaran pada situasi dan membawa cahaya pada situasi tersebut. Sekarang saatnya bagi orang-orang yang bertanggung jawab untuk memberikan aksi nyata padanya, karena Anda dapat mendenda seseorang tetapi apa yang akan dilakukan?

“Anda harus memberikan hukuman lebih keras. Anda harus menghukum seluruh penggemar, sehingga mereka tidak bisa pergi ke pertandingan. Anda harus melakukan sesuatu untuk benar-benar membuat mereka berpikir dua kali.”

“Jika tim mereka tidak bisa bermain dengan penggemar, itu akan sulit bagi mereka. Jadi itu harus menjadi sesuatu yang membuat mereka berpikir dua kali.”

“Kami hanya bisa, saya hanya bisa, FA hanya bisa melakukan begitu banyak. Kita harus menyerahkan ini kepada orang-orang yang bertanggung jawab untuk benar-benar mencoba dan mengambil sikap yang tepat. Melarang satu atau dua orang saja tidak akan mengubah apa pun.”