Real Madrid vs Barcelona: El Clasico Kedua di Amerika, Menghibur Sejak Kickoff Sampai Akhir

Gila BolaBarcelona dan Real Madrid mainkan laga pramusim yang sangat menghibur di Las Vegas, Minggu (24/7) pagi. Pertandingan itu menjadi edisi kedua El Clasico yang digelar di Amerika Serikat setelah laga bertajuk sama pada tahun 2017.

Sama seperti lima tahun lalu, tim Catalan juga berhasil raih kemenangan, meskipun kali ini dengan skor tipis 0-1 yang dibukukan sskuad Xavi Hernandez lewat gol luar biasa Raphinha yang mencetak gol dalam dua pertandingan beruntun bagi tim barunya tersebut.

Laga tersebut digambarkan Barca Noticias sebagai pertandingan yang sangat menghibur sejak awal hingga akhir laga. Dari awal, Barca sudah berusaha menahan keluarnya skuad Madrid yang – sesuai kebiasaannya, tak punya masalah untuk mundur  ke setengah areanya sendiri dan menunggu kesempatan untuk lakukan serangan balik.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Ansu Fati dan Raphinha sukses menjaga keluarnya Lucas Vazquez dan Antonio Rudiger dari area mereka sendiri, sementara Pedri dan Gavi juga lakukan hal sama, berusaha keras menghindari keluarnya Edouard Camavinga dan Aurelien Tchouameni. Namun, peluang emas pertama justru didapatkan Los Merengues lewat tembakan keras Fede Valverde di menit ke-17 yang sayangnya hanya membentur tiang – Jordi Alba disalahkan atas terjadinya ancaman ini karena ia gagal menghalau bola.

Camavinga berjuang keras untuk tinggalkan areanya, sementara Ansu Fati gagal saat berhadapan satu lawan satu dengan Courtois di menit ke-20. Tujuh menit kemudian kesalahan dilakukan Militao hingga bola jatuh di kaki Raphinha. Tak membuang-buang waktu lalu, pemain berkaki kidal asal Brasil itu langsung menyarangkan bola ke gawang Courtois dan membawa Barca unggul.

Raphinha sendiri memungkinkan Lewandowski lakukan hal sama saat ia berusaha membangun serangan dari kanan lapangan. Namun, Militao berhasil memblokir tembakan bintang asal Polandia itu dan Barca urung mencetak gol kedua.

Tak seperti dua pertandingan persahabatan sebelumnya, di mana Barcelona lakukan pergantian pada seluruh pemainnya usai jeda, dalam El Clasico kali ini Xavi memperkenalkan lima varian di babak kedua. Balde, Frenkie de Jong, Franck Kessié, Ousmane Dembélé dan Aubameyang masuk menggantikan Alba, Andreas Christensen, Gavi, Ansu dan Lewandowski.

Sedangkan Carlo Ancelotti lakukan hal sama dengan melakukan enam perubahan. Setelah 10 menit berjalan, Madrid berhasil menguasai jalannya laga dan Marco Asensio kehilangan peluang yang sudah di depan mata di menit ke-60, setelah kerja sama yang apik dengan Vásquez.

Trio Casemiro-Modrić-Kroos berhasil tunjukkan permainan berbeda untuk skuad Los Blancos dalam laga ini, tapi peluang Asensio membangunkan Barca. Nico Gonzalez – yang bermain di menit 63 menggantikan Sergio Busquets, berhasil menguasai lini tengah dan kembali mengembalikan kontrol bola kepada skuad Xavi, berama-sama dengan De Jong yang bisa diandalkan di lini belakang. Sedangkan Ancelotti, memberi kesempatan pada Dani Ceballos, Alvaro Odriozola dan Mariano Diaz – tiga buangan yang aman untuk musim depan.

Kessié harusnya bisa menggandakan skor Barca di menit 72 setelah  umpan luar biasa yang disodorkan Sergi Roberto. Sayangnya, ia gagal menyelesaikannya dengan baik setelah Nacho berhasil lakukan penyelamatan.

Setelah momen ini, seperempat jam terakhir terasa memusingkan. Kedua tim melepaskan ancaman di tengah lapangan dan kedua tim saling bertukar serangan, walau sedikit upaya jelas yang dilakukan di area tersebut. Pada menit 76, umpan silang Balde mengenai tangan Odriozola, tapi wasit asal Gambia Baboucarr Jallow tak mengindahkan protes dari Barca dan pertandingan pun dilanjutkan.

Di akhir laga, Kessie berusaha sodorkan umpan kepada Dembele, yang langsung lakukan tendangan keras ke arah gawang Madrid. Namun, Courtois refleks lakukan penyelamatan gemilang – aksi yang dilakukannya beberapa kali lagi di menit-menit akhir.

Hingga akhirnya skor 0-1 untuk kemenangan Barca pun bertahan hingga penghujung laga. Laga El Clasico kedua di Amerika Serikat ini, menjadi kemenangan Cule kedua di Amerika.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO

Gilabola.com menyajikan informasi terkini dengan gaya bahasa ringan yang mudah dipahami dan update terbaru dari kompetisi Eropa dan internasional. Kunjungi juga channel Youtube resmi kami di @gilabolanews dan @gilabolastory

SebelumnyaBarcelona Lemah, Masa Menang Cuma 1-0 Atas Tim Cupu Madrid, Harusnya Sih Menang 6-0!
SelanjutnyaDemi Cristiano Ronaldo, Atletico Madrid Tawarkan PSG Kesempatan Meminjam Griezmann