Rekor Kartu Merah Arsenal Era Mikel Arteta, Statistik Luar Biasa Villarreal di Liga Europa

Gilabola.com – Tak hanya menelan kekalahan, Arsenal juga mencatatkan rekor buruk selama pertemuan mereka melawan Villarreal di Liga Europa, di saat tim tuan rumah mempertahankan statistik luar biasa mereka di kompetisi antarklub Eropa.

Arsenal menelan kekalahan 2-1 dari tuan rumah Villarreal dalam duel leg pertama babak semifinal Liga Europa pada Jumat (30/4) dini hari WIB di Stadion de la Ceramica, dengan kedua tim sama-sama mengakhiri pertandingan dengan 10 pemain.

Tim Spanyol menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol berkat gol-gol Manu Trigueros dan Raul Albiol, sebelum wakil Premier League kemudian harus bermain dengan 10 pemain di awal babak kedua karena kartu merah Dani Ceballos.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Diusirnya gelandang pinjaman Real Madrid itu keluar lapangan membuat Arsenal kini sudah menderita 10 kartu merah hanya dalam 80 pertandingan sejak Mikel Arteta menjadi manajer pada Desember 2019, dua kali lipat dari tim Premier League manapun.

Meski menariknya bahwa setelah itu The Gunners malah berhasil memperkecil skor usai Bukayo Saka memenangi penalti di kotak terlarang, dengan Nicolas Pepe mengeksekusi peluang dari titik putih dengan sempurna untuk membuat skor menjadi 2-1.

Lesakan satu gol itu membuat Nicolas Pepe kini tetap menjaga rekor 100 persen penaltinya untuk Arsenal (4/4), sementara dia merupakan pemain dengan keterlibatan gol terbanyak di Liga Europa ketimbang pemain manapun (12 laga, enam gol, empat assist).

Tapi dengan Villarreal akhirnya mengakhiri laga dengan kemenangan 2-1, Unai Emery kini menjadi mantan manajer Arsenal pertama yang mengalahkan klub tuannya dulu sejak George Graham melakukannya pada November 1999 ketika memimpin Spurs mengalahkan The Gunners 2-1 di White Hart Lane.

Selain itu, The Yellow Submarine juga mempertahankan rekor 100 persen tanpa kekalahan mereka di kompetisi antarklub Eropa musim ini, dengan hanya mereka dan Manchester City (Liga Champions) yang tanpa kekalahan di kompetisi kontinental itu. Hebatnya lagi keduanya sama-sama menangi semua kecuali satu yang berakhir imbang.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO