Riyad Mahrez Semusim Dua Kali Batal Tinggalkan Leicester City

Riyad Mahrez, pemain Leicester City.
Riyad Mahrez, pemain Leicester City.

Berita Gilabola.com – Gelandang Riyad Mahrez dua kali mengajukan permintaan pindah, dua kali pula gagal meninggalkan Leicester City. Dan itu semua terjadi dalam satu musim!

Pesepak bola asal Aljazair itu gagal merapat ke Manchester City pada batas waktu transfer Januari walau sebelumnya diyakini akan segera bermain di tim Pep Guardiola.

Di musim panas tahun lalu ia pun dilaporkan meminta untuk dijual agar bisa mengecap pengalaman berbeda usai membawa The Foxes menjadi juara Liga Inggris.

Kala itu Arsenal dan AS Roma tertarik memboyong Mahrez dan bahkan sempat meninggalkan pusat latihan tim nasional Aljazair untuk merampungkan urusan kepindahannya tapi nyatanya gagal pada saat-saat terakhir.

Advertisement
advertisement
advertisement
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Berbicara setelah timnya dikalahkan Everton 2-1 di Goodison Park, Kamis dini hari tadi, Claude Puel yakin Riyad Mahrez merasa kecewa.

“Akan kita lihat nanti. Saat ini saya baru saja menyelesaikan pertandingan. Semua fokus saya dicurahkan untuk laga ini,” ujar manajer asal Perancis ini.

“Saya akan mengambil semua informasi yang ada dan akan lihat bersama Riyad. Kami tahu situasinya dan memahaminya.”

“Ini situasi yang sulit bagi Mahrez dan juga klub. Kami menerima [penawaran] di saat-saat terakhir dari City.”

“Kegagalan ini berat bagi kami dan juga sulit bagi Riyad sendiri. Kami harus memahami semua imbasnya bagi saya, skuat dan sang pemain.”

“Kami akan menerima keputusan tersebut. Ini kesepakatan antara kedua klub tapi tentu saja saya memiliki keyakinan tinggi bahwa pemilik klub telah mengambil keputusan yang tepat perihal masa depan Riyad.”

“Kita akan lihat dengan Riyad kala ia kembali bersama kami, dan semua pemain dan staff akan membantu dia untuk kembali dengan senyuman dan kembali menikmati sepak bola bersama rekan-rekannya.”

“Riyad pemain yang hebat, luar biasa dan orang yang baik, serta menyukai sepak bola. Selama sebulan ini saya tidak berbicara [dengan Mahrez] soal transfer tapi normalnya ada banyak kekecewaan.”