Roberto Mancini Ingin Final Coppa Italia Seimbang

Roberto Mancini Ingin Final Coppa Italia Seimbang

Gila Bola – Pelatih tim nasional Italia, Roberto Mancini sangat berharap agar final Coppa Italia berjalan menarik dan seru sepanjang laga.

Final Coppa Italia sendiri, akan mempertemukan dua klub besar di Liga Italia di mana Juventus akan menantang Napoli pada Kamis (18/2) dini hari. Lolosnya Si Nyonya Tua ke partai puncak usai mereka berhasil mengalahkan AC Milan.

Sedangkan, Partenopei sebelumnya mampu membungkam Inter Milan dengan agregat skor 2-1. Bahkan Napoli mempunyai kepercayaan yang tinggi jelang laga bergengsi. Pasalnya, Dries Mertens dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak klubnya dengan torehan 122 gol. Ia berhasil melewati catatan gol milik Marek Hamsik yang mengemas 121 gol.

Sementara, dalam laga nanti jika Gianlugi Buffon berhasil mempersembahkan trofi untuk Juventus. Maka, ia akan mempunyai rekor yang sama dengan Roberto Mancini. Mantan pelatih Manchester City tercatat sudah berhasil menjuarainya sebanyak enam kali.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Dengan begitu, Mancini pun berharap dalam pertandingan final nanti benar-benar berjalan seru dan menarik.

Berbicara kepada La Gazzetta dello Sport, Roberto Mancini mengatakan jika ada yang harus cocok dengan catatan dirinya, maka ia akan senang orang itu seperti Buffon. Tapi ia tidak merasa terkejut dengan kurangnya kefasihan di Juve setelah lama tidak aktif.

Butuh setidaknya lima hingga enam pertandingan sebelum sebelum tim memulihkan sepak bola mereka yang sebenarnya. Mancini pun berharap adanya permainan yang sangat terbuka dan seimbang dan bukan hanya karena final adalah pertandingan yang spesial.

Roberto Mancini sangat mengharapkannya karena Napoli adalah tim yang kuat, di mana benar-benar sangat kuat, lebih baik daripada catatan di klasemen.

Sedangkan Gennaro Gattuso adalah pelatih yang telah menghidupkan kembali Napoli setelah ia ditunjuk menangani klub pada bulan Desember. Dan Mancini mengklaim bahwa ia terus meningkat setiap tahunnya.

Ia menambahkan, mereka yang berpikir dia hanya seorang motivator adalah salah. Rino telah berkembang setiap musim. Setiap tahun dia bertumbuh sedikit. Bagi Roberto Mancini dia telah mengumpulkan pengetahuan dan pengalaman, termasuk penderitaan, bahkan di luar negeri.