Roberto Mancini Singung Taktik Parkir Bus Bulgaria Usai Kemenangan 2-0 Italia

Gilabola.com – Roberto Mancini menyinggung permainan defensif Bulgaria yang bermain sebagai tuan rumah dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Italia pada Senin (29/3) dini hari WIB.

Pelatih Italia Roberto Mancini mengakui laga melawan Bulgaria di Stadion Vasil Levski tidak pernah menjadi pertandingan yang berjalan mudah karena taktik yang diterapkan tuan rumah sebelum akhirnya Italia pulang dengan kemenangan 0-2 yang berharga untuk memuncaki klasemen grup C.

Italia menguasai hingga 68 persen penguasaan bola dan melancarkan hingga 22 tembakan sepanjang laga saat Bulgaria memilih untuk bermain bertahan demi menetralisir serangan tim tamu, membuat mereka hanya memiliki tiga tembakan dan satu upaya on target.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Gli Azzurri baru akhirnya bisa memecah kebuntuan melalui penalti Andrea Belotti dua menit jelang jeda, sebelum gelandang Manuel Locatelli menggandakan keunggulan timnya delapan menit jelang bubaran.

Itu adalah hasil yang sama saat melawan Irlandia Utara pada tengah pekan, memberikan Italia awal yang sempurna untuk kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan dua kemenangan dan enam poin untuk memuncaki klasemen sementara grup C mereka.

“Semua pertandingan sulit, terutama melawan tim seperti Bulgaria yang menempatkan semua pemain mereka di belakang bola dan hanya menunggu serangan balik. Sampai Anda menemukan cara untuk membongkarnya, tidak ada ruang dan itu membuat hidup menjadi sulit,” kata Roberto Mancini kepada RAI Sport.

“Kami berada pada momen di mana para pemain sedikit lelah karena musim yang padat. Kami tidak mengizinkan mereka memiliki satu peluang pun di babak pertama, dan kami lebih terbuka di babak kedua setelah kami menyia-nyiakan banyak peluang untuk menggandakan keunggulan kami.

“Seperti yang saya katakan, tidak ada pertandingan yang mudah. Tim lain tidak memberi Anda ruang dan malah mencoba menetralisir serangan Anda. Sampai Anda mendapatkan gol pembuka, itu sulit karena Anda menghadapi jalan buntu.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO