Roma Jumpa Man United di Semi Final, Memori Buruk Polisi Siksa Pendukung Setan Merah Tahun 2007

Gilabola.com – AS Roma lolos ke semi final Liga Europa usai imbang 1-1 dan agregat 3-2 atas Ajax Amsterdam, Jumat dinihari 16 April 2021. Giallorossi akan bertemu Manchester United di empat besar kompetisi, menghidupkan kembali kenangan perkelahian massal pendukung kedua tim pada tahun 2007.

Roma berdebar saat Ajax Amsterdam mencetak gol lebih dulu melalui Brian Brobbey pada leg kedua di Stadio Olimpico, Jumat dinihari. Gol itu kemudian disusul oleh gol kedua dari Dusan Tadic, tapi gol kedua ini dibatalkan wasit.

Kelegaan menaungi para pemain Roma. Kalau saja gol Tadic itu diresmikan maka skor agregat akan menjadi 2-3 agregat bagi keunggulan tim semifinalis Liga Champions dua tahun silam tersebut.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Mantan pemain Manchester City Edin Dzeko kemudian memastikan Roma lolos ke babak semi final Liga Europa setelah mencetak gol kemenangan pada menit 72 yang menyamakan skor 1-1, agregat 3-2.

Giallorossi akan menghadapi Red Devils (yang menang 2-0, agregat 4-0 atas Granada) pada partai semi final Europa League yang akan dilangsungkan pada 29 April di Inggris serta 6 Mei di ibukota Italia itu. Pertemuan kedua tim membangkitkan memori buruk penyiksaan yang dilakukan polisi Italia terhadap para pendukung Setan Merah saat kedua tim bertemu 4 April 2007 di Stadio Olimpico Roma, dalam partai perempat final Liga Champions.

Channel Gilabola di Youtube

Kekerasan dari pihak polisi Roma terhadap para pendukung Man United terjadi usai Roma mencetak gol pertamanya, dengan para pendukung Giallorossi melemparkan benda-benda keras ke arah tribun yang dihuni para suporter Setan Merah. Menghadapi gerakan melawan dari fans tim tamu, polisi melancarkan pukulan dan berbagai jenis kekerasan lainnya, yang berujung 11 pendukung Manchester United dilarikan ke rumah sakit, selain dua fans Roma.

Bintang AS Roma pada waktu itu Francesco Totti meminta maaf untuk perlakuan brutal polisi itu, khususnya kepada satu pendukung Setan Merah Carly Lyes yang dipukuli petigas tanpa melakukan provokasi.

Beruntung bahwa situasi krisis kesehatan saat ini akan menghalangi fans kedua tim berkumpul di dalam stadion, dan demikian juga pemberlakukan karantina mungkin akan menghalangi suporter Setan Merah bepergian ke Roma.

AHABET
AHABET