Ryan Giggs Akui Gugup Jadi Pelatih Timnas Wales

Ryan Giggs, manajer Timnas Wales.
Ryan Giggs, manajer Timnas Wales.

Gilabola.com – Ryan Giggs mengakui bahwa dia lebih gugup menjelang pertandingan pertamanya sebagai manajer Timnas Wales daripada dia saat menjadi pemain di Manchester United.

Pelatih berusia 44 tahun itu akan memimpin pertandingan pertamanya bersama Wales pada hari Kamis, menghadapi tuan rumah di Piala Tiongkok di Guangxi Sports Center Stadium in Nanning.

Giggs bermain untuk Manchester United dan Wales selama lebih dari dua dekade, tetapi mengatakan: “Saya akan jauh lebih gugup daripada saya sebagai pemain.”

“Saya tidak pernah benar-benar merasa gugup seperti pemain, tapi jadi pelatih sangat berbeda, karena ada banyak hal yang perlu dipikirkan.”

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

“Sebagai pemain, Anda cukup memikirkan diri sendiri dan memastikan Anda melakukan pekerjaan Anda di dalam tim. Tetapi sebagai manajer, Anda selalu berpikir: ‘Apakah Anda lupa sesuatu? Apa yang bisa diperbaiki?’┬áJadi ini tentang mempersiapkan tim sebaik mungkin dengan staf saya. Anda mengevaluasi apa yang bisa Anda lakukan lebih baik dan apa yang Anda lakukan dengan baik. Ini benar-benar berbeda dari menjadi pemain.”

Giggs mengambil alih manajer United untuk empat pertandingan pada tahun 2014 dalam peran sementara, tetapi perannya dengan Wales adalah yang pertama sebagai manajer tetap.

Dia sekarang ingin meninggalkan warisan di timnya sendiri, dengan menjelaskan: “Yang paling penting adalah memenangkan pertandingan. Tetapi dengan cara yang benar, sama seperti ketika saya menjadi pemain.”

“Anda ingin bermain sepak bola dan bermain secara menarik, tapi Anda harus melakukan hal-hal mendasar seperti bekerja keras juga.”

“Saya beruntung bisa mewarisi tim dengan semangat tim yang bagus, dan setiap tim yang sukses perlu memiliki semangat tim yang baik.”

Timnas Wales yang menempati peringkat 45 dunia, lebih tinggi daripada Tiongkok di peringkat FIFA, tetapi Giggs mengharapkan pertandingan yang sulit melawan tim yang dilatih oleh mantan pelatih Italia, Marcelo Lippi, itu.

Dia mengatakan: “Persiapannya bagus tapi kami menghadapi pertandingan sulit melawan tim Tiongkok dengan manajer hebat.”

“Ini akan sulit bukan hanya karena manajer, tetapi faktanya adalah Tiongkok di kandang sendiri. Kami telah menonton video dan mereka sangat agresif, mereka bermain menyerang.”