Sadar Nggak? Ini Pertama Kalinya Sejak 1998 Italia Tanpa Gianluigi Buffon di Turnamen Besar

Gilabola.com – Gianluigi Buffon harus diakui adalah salah satu contoh kecil dari pemain luar biasa yang mampu bertahan di level atas yang bahkan mampu bermain hingga empat dekade berbeda!

Euro 2020 menandai pertama kalinya Italia bermain di turnamen mayor tanpa legenda besar mereka Gianluigi Buffon, yang sebelumnya selalu bersama mereka sejak Piala Dunia 1998. Posisinya telah digantikan Gianluigi Donnarumma, yang diharapkan bisa sesukses seniornya tersebut.

Memang penjaga gawang veteran Juventus itu adalah contoh kecil dari pemain yang mampu bermain di empat dekade (90an, 2000an, 2010an, dan 2020an) dengan selalu berada di level atas permainan, dengan dia juga dijuluki sebagai pemain lintas generasi.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Bayangkan saja Gianluigi Buffon pernah bermain bersama/melawan beberapa ayah-anak dalam karir sepak bolanya sejauh ini, mulai dari Enrico Chiesa dan Frederico Chiesa, Lillian Thuram dan Marcus Thuram, hingga George Weah dan Timothy Weah.

Kiper berjuluk GG (Great Goalkeeper) Gianluigi Buffon itu memang memiliki karir yang panjang dalam sepak bolanya termasuk di level internasional. Dia pertama kali debut untuk negaranya pada Oktober 1997 di laga kualifikasi Piala Dunia kontra Rusia. Saat itu dia masuk menggantikan Gianluca Pagliuca yang cedera di babak pertama.

Gianluigi Buffon memang namanya sudah melejit sejak menjadi kiper muda bagi Parma, mengantarkan timnya memenangi Coppa Italia dan Piala UEFA pada musim 1998/1999 dan menjuarai Piala Super Eropa pada musim berikutnya.

Itu membuatnya sudah terlibat di timnas Italia sejak Piala Dunia 1998, berlanjut menjadi kiper utama pada Euro 2000, Piala Dunia 2002, Euro 2004, Piala Dunia 2006, Euro 2008, Piala Dunia 2010, Euro 2012, Piala Dunia 2014, dan Euro 2016. Sayang Italia kemudian gagal lolos ke Piala Dunia 2018 dan membuat sang penjaga gawang legendaris gantung sarung tangan.

Tapi baru-baru ini Gianluigi Buffon mengisyaratkan bahwa dia bisa comeback ke tim internasional Italia, menyebut kalau dirinya masih merasa kuat, ingin menunda pensiunnya dan berambisi untuk bermain di Piala Dunia 2022 mendatang.

Jika dia ingin bermain dan mempertahankan standar yang ditetapkan hingga saat ini, bisa jadi penjaga gawang berusia 43 tahun itu akan menempatkan dirinya dalam persaingan untuk menambah 176 capsnya untuk Italia, yang membuatnya saat ini menjadi pemain dengan caps terbanyak dalam sejarah sepak bola Gli Azzurri.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO