Samir Nasri, Pemain Manchester City Yang Terbuang

Samir Nasri
Samir Nasri

Samir Nasri secara mengejutkan masuk dalam skuad Manchester City besutan Pep Guardiola yang melakukan perjalanan ke Amerika untuk tur pra-musim bulan ini.

Nasri menghabiskan musim lalu dengan dipinjamkan keklub La Liga Spanyol, Sevilla setelah diberitahu bahwa dia tidak lagi diinginkan di Etihad.

Para petinggi The Citizens sangat ingin menjual gelandang bergaji 170.000 poundsterling (2,94 miliar rupiah) per minggu itu dan Guardiola menggunakan perjalanan ke Amerika untuk mempromosikan Nasri dengan harapan ada klub lain yang mau merekrut sang pemain.

Tapi Express Sport telah mengetahui bahwa Nasri telah menjadi karakter yang tidak populer dan suka memecah belah tim. Seorang sumber yang dekat dengan skuad mengatakan: “Beberapa pemain tidak mengerti mengapa Nasri ada di sini.”

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Dia memiliki sikap sombong dan sepertinya tidak peduli dengan orang lain. Dia tahu dia akan pergi dan dia berubah menjadi seseorang yang seharusnya tidak ikut dalam perjalanan ini. Klub tidak sabar untuk menyingkirkannya.”

Nasri sedang menunggu hasil penyelidikan anti-doping setelah mengunjungi klinik terapi intravena di Los Angeles pada bulan Desember lalu.

UEFA, yang sedang menangani kasusnya, tidak akan memastikan pada tahap apa penyelidikan dilakukan.

Mantan bintang Arsenal itu menjadi pemain surplus di skuad The Citizens saat Guardiola tiba, namun untuk menjualnya terbukti sulit mengingat keadaannya.

Jika dia ditemukan melanggar peraturan anti-doping dia bisa menghadapi larangan bermain sampai empat tahun, tapi kemungkinan dia hanya mendapatkan dua tahun sanksi tersebut.

Bintang Manchester City itu masih bersama Sevilla saat dia melakukan kunjungan ke klinik LA, yang men-tweet bahwa mereka telah memberi pemain itu infus agar tidak dehidrasi dan berada pada kesehatan optimalnya selama musim sepak bolanya yang sibuk bersama Sevilla.