Schalke Pilih Pelatih Minim Pengalaman Daripada Tuchel

Thomas Tuchel

Berita Liga Jerman – Penasihat direksi Schalke 04, Clemens Tonnies mengaku tidak akan pernah menunjuk Thomas Tuchel karena ketatnya rivalitas dengan Borussia Dortmund.

Schalke 04 mencoret nama Thomas Tuchel sebagai kandidat pelatih karena rivalitas dengan Borussia Dortmund, meski Ia sudah tidak di Signal Iduna Park lagi.

Padahal Tuchel sendiri sudah tidak bertugas di Signal Iduna Park setelah ditendang karena berselisih dengan Hans-Joachim Watzke.

Seperti diberitakan sebelumnya, Watzke dan Tuchel mulai berselisih ketika Dortmund harus melakoni laga tunda di Liga Champions kontra AS Monaco.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Tuchel menyayangkan laga tunda yang dihelat satu hari selepas peristiwa pemboman bus tim, yang kemudian diakui Ousmane Dembele eks pelatihnya itu mendapatkan dukungan dari ruang ganti pemain.

Sayangnya Watzke sudah kandung tidak suka dan sempat menyindir sang pelatih yang hanya bisa menduduki peringkat ketiga, meskipun mampu mempersembahkan trofi Piala DFB.

Namun demikian Schalke lebih memilih nama Domenico Tedesco pada Jumat (10/06) waktu setempat, meski baru tiga bulan menjabat sebagai pelatih di tim kasta kedua, Erzgebirge Aue.

Bagi Clemens Tonnies, nama Thomas Tuchel bisa saja dipilih sebagai juru taktik Schalke, namun bukan saat ini.

“Tuchel merupakan pelatih yang luar biasa. Itu sudah jelas,” tuturnya pada Funke Mediengruppe.

“Tapi saya tidak tahu apakah akan cocok [jika dipilih] di masa sekarang, dengan pertimbangan Ia baru keluar dari tim rival.”

Meski Domenico Tedesco minim pengalaman tapi Clemens Tonnies memintanya untuk bisa lebih baik dari Markus Weinzierl yang hanya bisa finish di peringkat ke-10 klasemen akhir Liga Jeman.

“Ambisi kami adalah untuk bermain di Liga Champions. Itu bukan ambisi saya seorang, tapi juga para fans, anggota resmi klub. Kami ingin menjadi salah satu kekuatan besar di Liga Jerman,” tandasnya.

Tedesco sendiri baru kali ini menjadi pelatih kepala tim utama, setelah sebelumnya lebih banyak berkutat di tim-junior kala memperkuat Hoffenheim dan Stuttgart, sebelum kemudian ditunjuk menangani Erzgebirge Aue pada Maret kemarin.