Selama 22 Tahun Arsene Wenger, Arsenal Tak Pernah Absen di Liga Antarklub Eropa, Sekarang?

Gilabola.com – Dulu pada 2018, Arsene Wenger dipaksa mundur dari dinastinya di Arsenal setelah 22 tahun membesut klub, karena fans tidak puas lantaran tim kesayangan mereka terlalu akrab dengan posisi empat besar selama beberapa tahun terakhir bos Prancis.

Apalah daya. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Setelah mundurnya Arsene Wenger, Arsenal justru semakin terpuruk terlalu dalam, dan kini mencapai titik nadir mereka di era Mikel Arteta.

Kekalahan dari Villarreal dengan skor agregat 2-1 di semifinal Liga Europa akhirnya membuat The Gunners hampir pasti bakal absen di kompetisi antarklub Eropa apapun, baik di Liga Champions maupun di Liga Europa musim depan.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Sementara di Premier League, mereka juga bisa finish di posisi terendah dalam sejarah mereka di kompetisi ini lantaran mereka saat ini masih berada di urutan kesembilan klasemen, hanya memenangkan 49 poin dari 34 laga.

Mereka 12 poin jauhnya dari Chelsea di empat besar dengan hanya empat laga tersisa, sementara Arsenal juga tertinggal lima poin dari Liverpool di peringkat ketujuh, padahal skuad asuhan Jurgen Klopp masih punya satu laga di tangan.

Perlu diketahui bahwa bahkan prestasi terburuk Arsenal ini tak pernah terjadi di era Arsene Wenger. Selama 22 tahun bos Prancis melatih di London Utara, The Gunners selalu lolos ke kompetisi antarklub Eropa, baik di Liga Champions maupun di Liga Europa.

Selama periode dua dekade lebih itu, Arsene Wenger membantu klub memenangkan tiga gelar Premier League, tujuh Piala FA, dan tujuh Community Shield. Sementara sejak kepergiannya, Arsenal tak pernah lagi lolos ke Liga Champions, dan bahkan kini juga hampir pasti tidak bisa berlaga di Liga Europa musim depan.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO