Gilabola.com – Sebagai mantan bek tengah papan atas di Liga Inggris, Sol Campbell dikenal punya wawasan yang dalam soal sepak bola. Dia pernah bermain di level tertinggi selama sebagian besar kariernya, mengangkat berbagai trofi bergengsi seperti gelar liga dan Piala FA.
Baru-baru ini, Campbell diminta dalam sebuah wawancara untuk menyebutkan siapa saja pemain terbaik yang pernah bermain di setiap posisi: bek, gelandang tengah, winger, dan penyerang.
Untuk posisi bek, Campbell memilih nama besar dari Italia, yaitu Paolo Maldini. Menurutnya, pemain legendaris AC Milan itu adalah sosok bek ideal, baik saat bermain di sisi kiri pertahanan maupun sebagai bek tengah.
Maldini dikenal sebagai mimpi buruk para penyerang. Gayanya bermain sangat tenang, elegan, dan jarang sekali melakukan kesalahan. Dengan 1027 penampilan sepanjang kariernya, 40 gol, 48 assist, dan 23 trofi, nama Maldini tetap harum di sejarah sepak bola dunia.
Ketika diminta menunjuk gelandang tengah terbaik, pilihan Campbell jatuh pada Paul Gascoigne. Meski Gascoigne sering mengalami masalah di luar lapangan, dia tetap dianggap sebagai gelandang kreatif yang sulit dicari tandingannya.
Campbell menilai bahwa Gascoigne punya kemampuan mengolah bola yang luar biasa, dengan gaya bermain unik yang menghibur sekaligus efektif.
Dalam kariernya bersama klub seperti Tottenham Hotspur, Newcastle United, dan Rangers, Gascoigne mencatatkan 463 pertandingan, 90 gol, dan 23 assist, serta meraih lima trofi.
Beranjak ke posisi winger, Campbell menunjuk Ryan Giggs sebagai pemain sayap terbaik sepanjang masa. Dia menilai bahwa pemain asal Wales itu tampil konsisten dalam waktu yang sangat panjang dan menjadi bagian penting dari kesuksesan Manchester United di bawah asuhan Sir Alex Ferguson.
Giggs tampil sebanyak 1027 kali, mencetak 180 gol dan memberikan 272 assist, serta mengangkat 35 trofi bersama Setan Merah. Jumlah assist yang ia catat masih menjadi rekor tertinggi di Liga Inggris hingga saat ini.
Untuk posisi penyerang, Campbell menilai Alan Shearer sebagai striker terbaik yang pernah ada. Dengan 260 gol di Liga Inggris, Shearer masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah kompetisi tersebut.
Meski hanya memenangkan satu trofi liga bersama Blackburn Rovers, performanya sebagai predator di depan gawang tidak diragukan. Shearer juga pernah menolak tawaran bergabung dengan Manchester United demi membela klub masa kecilnya, Newcastle United.
Selama kariernya, Shearer tampil dalam 789 pertandingan, mencetak 404 gol, mengemas 104 assist, dan meraih satu trofi. Dia juga memiliki karir yang panjang bersama timnas Inggris dan menjadi top skor Premier League sepanjang masa.