Solskjaer Jelaskan Alasan Cadangkan Fred & Henderson di Final Liga Europa

Gilabola.com – Fred umumnya merupakan gelandang pilihan utama di sebagian besar pertandingan Manchester United musim ini sementara Dean Henderson kini telah menjadi pilihan nomor satu di bawah mistar, tapi keduanya tak ditampilkan sebagai starter di final Liga Europa melawan Villarreal.

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengungkapkan alasan mengapa Fred dan Dean Henderson tak turun sebagai starter dalam pertandingan final Liga Europa mereka melawan Villarreal di Gdansk pada Kamis (27/5) dini hari WIB.

Gelandang Brasil telah bermain bersama Scott McTominay di poros lini tengah The Red Devils untuk sebagian besar musim tetapi Paul Pogba, yang belakangan kerap dimainkan sebagai gelandang kiri – kali ini dimainkan sebagai gelandang sentral, dengan Bruno Fernandes mendukung Mason Greenwood, Marcus Rashford dan Edinson Cavani dalam serangan.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Kapten klub Harry Maguire juga hanya duduk di bench usai gagal pulih sepenuhnya dari cedera ligamen pergelangan kaki dan Ole Gunnar Solskjaer akhirnya menurunkan dua bek tengah berpengalaman yang dimilikinya, Victor Lindelof dan Eric Bailly, untuk menopang David de Gea di jantung pertahanan.

Ditanya tentang alasannya untuk menurunkan David de Gea sebagai starter daripada Dean Henderson, Ole Gunnar Solskjaer mengatakan kepada BT Sport, “Kami memiliki dua kiper yang sangat bagus, tetapi David telah bermain di perempat final dan semifinal dan dia melakukan pekerjaannya dengan sangat baik. Jadi itu adalah penghargaan atas kerja kerasnya dan dia sudah lama berada di sini, dia berpengalaman. Saya berharap dia siap untuk pertandingan ini.”

Channel Gilabola di Youtube

Dia menambahkan, “Kami telah mempersiapkan dengan cara yang persis sama seperti yang kami lakukan di setiap pertandingan. Sayangnya Fred cedera selama seminggu menjelang pertandingan dan dia berlatih tadi malam dan dia baik-baik saja untuk berada di bangku cadangan. Dia kecewa tidak bermain sejak awal dan itu bagian yang sulit menjadi seorang manajer.”

AHABET
AHABET