Solskjaer Maklumi Pembangkangan Pemain Manchester United

Solskjaer Maklumi Pembangkangan Pemain Manchester United

Gilabola.com – Solskjaer memaklumi pembangkangan para pemain Manchester United di laga EFL Cup melawan kubu Manchester City yang berakhir 0-1.

Ole Gunnar Solskjaer dilaporkan The Mirror aslinya meminta Juan Mata yang mengambil tendangan penalti menit ke-87 di laga semifinal lawan Manchester City. Apa yang terjadi malah Fred yang maju dan gagal.

Juan Mata dan Fred memutuskan untuk mempersilahkan pemain Brasil untuk mengambil kesempatan menentukan itu di Etihad, tak peduli meski Ole ingin Mata yang mengeksekusi. Setan Merah awalnya meraih skor 1-0 berkat gol awal Nemanja Matic, namun hal itu tidak cukup untuk membuat The Red Devils menggapai Wembley, akibat kekalahan leg 3-1.

Mereka dapat kesempatan emas hadiah tendangan penalti setelah Nicolas Otamendi melakukan pelanggaran terhadap Harry Maguire di luar kotak penalti. Mata, Fred dan Pereira berdiri di dekat bola, namun mereka kaget setelah sang pemain Spanyol maju dan Fred membiarkan bola itu terbang keluar jauh dari sasaran.

Solskjaer dapat info soal kehebatan Fred di sesi latihan

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Yep, bola memilih mencium mistar gawang dan membuat The Red Devils yang bermain 10 orang kehilangan peluang emas mereka. Hal itu mungkin tidak terjadi jika para pemain menuruti perintah semua sayang Ole, namun sang pelatih bisa memakluminya.

“Juan itu adalah yang terbaik, karena dia bisa merasakannya (tahu bakal mencetak gol),” ujar Ole setelah pertandingan. “Tapi mereka katanya sudah latihan sebelum pertandingan, katanya Fred hebat banget di sesi latihan eksekusi penalti. Dia cetak gol 6 atau 7 kali dan mereka jadi yakin kalau dia bisa mengeksekusi penalti di pertandingan.”

“Itu adalah keputusan yang mereka ambil di pertandingan itu. Mungkin itu adalah keputusan yang benar, hanya keputusan itu tidak berjalan dengan semestinya sajalah,” pungkasnya.

Belum diketahui apakah Juan Mata akan melakukan hal yang sama di laga selanjutnya, atau lebih mematuhi perintah pelatihnya. Fred jelas perlu kesempatan kedua untuk membuktikan kehebatannya seperti saat latihan. Laga selanjutnya saat melawan kubu Wolves menjadi pembuktian selanjutnya.