Tadi Kiper Swiss, Kini Donnarumma Bikin Laga Belgia vs Italia Masih Terjaga 1-2

Gilabola.com – PSG akan sangat gembira melihat penampilan hebat calon kiper mereka, Gianluigi Donnarumma, selama babak pertama pertandingan perempat final Belgia vs Italia, Sabtu dinihari 3 Juli 2021. Setidaknya tiga kali ia menyelamatkan gawang Gli Azzurri dari dua serangan Kevin de Bruyne dan satu Romelu Lukaku. Sayang, gagal pada tendangan penalti.

AC Milan akan sangat menyesali kepergian kiper 22 tahun mereka, Donnarumma, setelah ia memperlihatkan keterampilan dan ketenangannya dalam menjaga gawang timnas Italia selama 45 menit pertama laga perempat final Euro 2020 di Allianz Arena, kota Munich, tersebut.

Skuad asuhan Roberto Mancini unggul 1-2 saat turun minum setelah satu gol dari Nicolo Barella dengan sebuah tembakan dari dalam kotak penalti menyusul sebuah umpan pendek dari Marco Verratti, satu pemain Paris Saint-Germain lainnya. Hebatnya lagi gol ini terjadi saat satu pemain Azzurri, Ciro Immobile, tengah tergeletak di dalam kotak penalti lawan, usai satu insiden dengan pemain Setan Merah.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Usai gol Barella, selang beberapa menit sebelum paruh pertama berakhir Lorenzo Insigne melepaskan serangan ke pojok kiri atas gawang Thibaut Courtois yang gagal dihentikan kiper Real Madrid itu. Skor 0-2 untuk keunggulan Italia! Tapi Romelu Lukaku kemudian menipiskan ketertinggalan dengan satu tembakan dari titik penalti hanya beberapa detik sebelum turun minum.

Sebelum gol pertama dari Barella itu, tiga kali gawang Gianluigi Donnarumma menderita tiga serangan beruntun. Dua kali oleh tembakan dari playmaker Kevin De Bruyne dan satu sisanya dari Lukaku.

Azzurri yang turun dengan seragam putih-putih tampil lebih dominan dengan penguasaan bola sampai 60 persen, bermain menekan di setengah lapangan lawan dan beberapa kali berhasil merebut bola dari kaki anak-anak Roberto Martinez. Ada delapan percobaan gol dari pihak Italia, berbanding empat saja dari Belgia. Namun jumlah serangan tepat sasaran hanya dua kali dari anak-anak Mancini, berbanding dua (sebenarnya tiga) dari pihak Red Devils.

Selang lima menit sebelum laga babak pertama berakhir, hampir saja Federico Chiesa menambah keunggulan Azzurri dengan satu serangan olehnya meleset di sisi gawang Thibaut Courtois. Sebenarnya ada satu gol lain terjadi melalui Giorgio Chiellini pada menit 13, tapi wasit membatalkannya dengan alasan dalam posisi offside saat bola dikirimkan ke depan bek Juventus tersebut. Skor 1-2 saat berita ini diunggah saat turun minum.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO