Taktiknya Dikritik Scholes & Hargreaves, Solskjaer : Halah, Ngomong Mah Gampang!

Gila Bola – Pilihan taktik Ole Gunnar Solskjaer dipertanyakan oleh duo Paul Scholes dan Owen Hargreaves jelang pertemuan Manchester United vs AS Roma di Liga Europa, dan kini manajer Norwegia itu menyumpal mulut dua legenda klub tersebut usai pertandingan.

Ole Gunnar Solskjaer membalas kritikan duo legenda Manchester United Paul Scholes dan Owen Hargreaves yang mempertanyakan seleksi line up The Red Devils saat menjamu AS Roma di Old Trafford pada Jumat (30/4) dini hari WIB dalam duel leg pertama babak semifinal Liga Europa.

Bos Norwegia membangkucadangkan Mason Greenwood meski penyerang 19 tahun itu mencetak lima gol dalam tujuh penampilan terakhirnya, sementara duo gelandang bertahan Fred dan Scott McTominay bermain bersama meski Setan Merah bermain sebagai tuan rumah.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Seleksi line up itu dipertanyakan oleh Paul Scholes dan Owen Hargreaves, yang sepakat bahwa penyerang remaja klub itu harusnya starter di sisi kanan yang ditempati Marcus Rashford yang harus bergeser ke kiri, sementara Paul Pogba harusnya bermain di gelandang sentral menggantikan salah satu dari Fred atau Scott McTominay.

Ole Gunnar Solskjaer akhirnya membuktikan bahwa kritikan duo legenda klub itu salah saat bos Norwegia itu memimpin pasukannya memetik kemenangan masif 6-2 atas tim ibukota Italia di Old Trafford dengan Edinson Cavani dan Bruno Fernandes sama-sama mengemas dua gol dan dua assist.

Kini usai pertandingan, juru taktik berusia 48 tahun itu melancarkan serangan balik pada Paul Scholes dan Owen Hargreaves, mengatakan kepada BT Sport, “Halah, bicara mah gampang soal siapa yang harus bermain, tapi apa Anda juga memikirkan siapa yang tidak bermain?”

“Mason Greenwood seharusnya kecewa karena tidak bermain usai kami bermain bagus melawan Spurs, tetapi ini tentang keseimbangan. Kami harus memilih untuk meninggalkan pemain tertentu dan memilih tim dengan keseimbangan. Kami tahu kami memiliki pemain kreatif yang dapat menciptakan momen-momen besar. Meski saya tetap kecewa pada dua gol kebobolan kami yang kekanak-kanakan dan tidak seharusnya terjadi di level ini.”