Tato Piala Dunia Antarklub Tak Muat Lagi di Punggung Roberto Firmino

Apakah ini pertanda trofi terakhir Liverpool? Tato Piala Dunia Antarklub tak muat lagi di punggung Roberto Firmino, pemain Brasil yang jadi pahlawan kemenangan The Reds tadi malam.

Firmino mencetak gol penentu pada menit 99 extra time kemenangan 1-0 Liverpool di final Piala Dunia Antarklub hari Minggu (22/12) melawan Flamengo. Tapi dengan ruangan untuk meletakkan tato semakin berkurang di punggungnya, mungkin tato Piala Dunia Antarklub akan dibuat mini saja atau diletakkan di bagian lain tubuhnya.

Sang striker Brasil, Firmino, memiliki kebiasaan membuat tato baru setelah meraih prestasi yang membanggakan. Salah satu yang terkini adalah tato trofi kuping besar Liga Champions usai meraihnya bersama Liverpool pada musim panas lalu. Piala paling elit di Eropa itu diletakkannya di sisi kanan punggungnya. Lihat foto di atas.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Tapi kini setelah Liverpool meraih gelar juara Piala Dunia Antarklub, tak tersisa lagi tempat untuk meletakkan tato baru di punggungnya. Tapi trofi yang diraih The Reds di Qatar pada Minggu dinihari ini memang lebih ramping, tak sebesar Liga Champions, jadi bisa diselip-selipkan dari belasan, mungkin puluhan tato lainnya di tubuh Roberto Firmino.

Inilah semua Koleksi Tato Firmino

Di masa lalu Firmino sudah pernah memperlihatkan semua koleksi tato miliknya. Yang pertama dan selalu paling sering diungkapkannya adalah tato di lengan kanannya yang mewakili orang tua dan anggota keluarganya. Dia memiliki foto-foto ibu dan ayahnya di lengan kanannya, dan sebuah pesan dalam bahasa Jerman yang berarti “Kasih keluarga tak pernah berakhir.”

Firmino pernah menghabiskan beberapa tahun di Jerman saat merumput bagi Hoffenheim, jadi ada kemungkinan besar dia menorehkan tato itu selama berada di sana. Juga di lengan kanannya ia memiliki simbol mawar merah untuk cinta, semanggi empat daun sebagai tanda keberuntungan, simbol perdamaian di lengan bawahnya dan tulisan angka 1991 di buku-buku jarinya – mewakili tahun ia dilahirkan. Demikian juga kata LOVE ditato di buku-buku jari tangan kirinya.

Firmino mengakui bahwa tato di lengan kirinya tidak memiliki arti yang penting, tetapi mengatakan ia mengatakan sedang mencari ide. Di lehernya ia juga memiliki tato “Deus” di lehernya, yang merupakan bahasa Portugis untuk Tuhan.

Tato Firmino tidak berakhir di sana. Di dadanya dia menulis nama pacar dan putrinya dan juga kata ‘bless’ (diberkati) tertulis di perutnya. Dia juga memiliki tato “Tuhan itu setia” di dadanya dalam bahasa Yunani. Dengan tidak adanya ruang bagi tato Piala Dunia Antarklub di punggungnya, kemungkinan besar ia akan menaruh tato baru di perut atau dadanya.

 

View this post on Instagram

 

Seguimos rabiscando 💉

A post shared by Roberto Firmino (@roberto_firmino) on

Striker Brasil Patahkan Hati Klub Brasil Flamengo

Roberto Firmino mematahkan hati rekan-rekan senegaranya dari Flamengo dengan gol penentu di menit 99 masa perpanjangan waktu. Sang striker Brasil itu membuang dua peluang emas selama 90 menit waktu normal, tetapi akhirnya mendapatkan gelar yang gagal didapatkan para pendahulunya di The Reds pada tahun 1981, 1984 dan 2005. Tim Klopp telah berhasil meraih apa yang gagal dilakukan orang lain dalam sejarah termasyhur Liverpool. Ditambah sedikit balas dendam atas kekalahan oleh klub Brasil itu pada final 38 tahun lalu.

Pentingnya kemenangan dapat didengar ketika Jorge Jesus, pelatih Flamengo, menyatakan dalam jumpa pers pasca-pertandingannya di Qatar bahwa mereka adalah tim yang lebih baik dalam 90 menit. Namun kata-katanya tak terdengar, kalah oleh suara “Campiones, campiones, campiones” yang diteriakkan secara bising dari ruang ganti Liverpool.

Itu adalah final yang memikat antara dua tim yang berkaliber tinggi. Flamengo juga memiliki peluangnya tetapi, sebelum dihukum oleh salah satu pemain internasional Brasil dalam diri Firmino, mereka sudah banyak kali digagalkan oleh pemain Brasil lainnya, Alisson Becker yang tampil cemerlang di bawah mistar gawang The Reds.

Piala Dunia Antarklub bukan hanya ditentukan oleh orang-orang Brasil. Jordan Henderson tampil luar biasa di lini tengah Liverpool dan memasok umpan terobosan yang mengarah pada kemenangan Firmino.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO