Tendang Suporter Marseille, Patrice Evra Dihukum!

Patrice Evra saat menendang wajah suporter Marseille
Patrice Evra saat menendang wajah suporter Marseille

Marseille menghukum bek kiri mereka setelah ia menendang suportermereka sendiri sebelum pertandingan Liga Europa pada hari Kamis lalu.

Patrice Evra dihukum dengan hukuman “skorsing sementara” dan dapat menghadapi sanksi lebih lanjut setelah terlibat dalam pertengkaran dengan fans pada hari Kamis, seperti yang dikonfirmasi pihak Marseille.

Pemain Marseille itu melakukan pemanasan sebelum pertandingan Liga Europa mereka melawan Vitoria Guimaraes di Portugal saat Evra menjadi sasaran para fans dengan nyanyian yang terkesan rasis.

Evra yang tidak sabar dengan ejekan fans pun langsung menendang kepala fans Marseille dengan tendangan karate sebelum ditarik pergi oleh rekan-rekan setimnya.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Evra pun diusir dari lapangan oleh wasit, menjadi pemain pertama yang pernah menerima kartu merah sebelum kick-off dalam pertandingan Liga Europa.

Marseille memastikan setelah pertandingan bahwa mereka membuka penyelidikan atas insiden tersebut, sementara UEFA juga memulai proses penyelidikan atas kasus Evra.

Kini tampaknya masa depan Evra di klub tersebut juga diragukan. Marseille mengungkapkan bahwa mereka menjatuhkan skorsing kepadanya dan akan mengadakan pertemuan untuk menentukan sanksi lebih lanjut.

Sebuah pernyataan di situs klub tersebut berbunyi: “Jacques-Henri Eyraud, Presiden Olympique de Marseille (OM), bertemu dengan Patrice Evra hari ini dan memberitahukan kepadanya tentang skorsingnya dengan segera dan perintah untuk melakukan wawancara sebelum memutuskan sanksi indisipliner.”

“Selain itu, hasil pertama dari penyelidikan internal yang dilakukan oleh klub tersebut mengungkapkan ada perilaku yang tidak dapat diterima dari segelintir provokator yang mengucapkan ujaran kebencian yang sangat serius terhadap pemain tersebut, meski para pemain sedang melakukan pemanasan untuk sebuah pertemuan penting”

“Sebagai pemain profesional dan berpengalaman, Patrice Evra seharusnya tidak menanggapi dengan cara yang tidak tepat.”

“Klub melanjutkan penyelidikannya dan akan menggunakan semua cara hukum untuk melawan individu-individu yang membahayakan reputasi klub dengan memasuki lapangan dan menghina pemain dan bukan justru mendukungnya.”