Terancam Dipecat, Thierry Henry Lebih Cemas Soal Masa Depan AS Monaco

Pelatih AS Monaco Thierry Henry mengutarakan bahwa dia lebih cemas soal masa depan klub daripada ancaman pemecatan yang membayangi dirinya.

Berjuang di zona degradasi pada papan klasemen Ligue 1, Monaco juga baru saja tersingkir dari ajang Piala Prancis (Coupe de France) setelah menderita kekalahan 3-1 dari Metz di kandang sendiri pada hari Rabu (23/1).

Henry baru mengambil alih jabatan pelatih di mantan klubnya pada bulan Oktober, tetapi ia tidak mampu memperbaiki keadaan mereka musim ini. Namun manajer Prancis itu mengatakan keputusan apa pun atas masa depannya ada di tangan pemilik klub dengan fokusnya hanya pada Monaco.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

“Masa depan saya? Pemilik klub akan memutuskan kapan mereka perlu membuat keputusan. Saya lebih khawatir dengan masa depan Monaco. Saya sudah mengatakan itu sebelumnya,” kata Henry pada jumpa pers.

Thierry Henry janji kejar kemenangan lawan Dijon

“Saya akan ulangi. Tidak perlu selalu mengajukan pertanyaan yang sama, saya akan menjawab hal yang sama. Atletico Madrid sudah pernah terdegradasi di tahun 90-an dengan pemain yang lebih kuat dari kami. (Real) Zaragoza juga baru-baru ini seperti yang Anda tahu. Saya bisa bicara tentang semua liga,” tegas pelatih berusia 41 tahun itu.

“Kami berada dalam situasi ini, bahkan jika itu adalah Coupe de France dan sekarang kami tersingkir dari kompetisi tersebut, tetapi akhir pekan ini melawan Dijon di Ligue 1 itu kami akan bermain matian-matian,” pungkas Henry. Sang legenda Prancis itu adalah mantan pemain Monaco sebelum berpindah ke Juventus dan Arsenal.

Terpaut tiga poin dari zona aman, Monaco menghadapi sesama tim yang degradasi, Dijon, pada hari Minggu di Stade Gaston Gerard.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO