Terhindar Dari Patah Pergelangan Kaki, Neymar: Tuhan Menyelamatkan Saya

Gilabola.com – Neymar telah absen dalam tiga kesempatan musim ini karena sakit, suspensi kartu merah dan terakhir cedera otot paha, dan PSG lega mereka tidak akan kehilangan striker Brasil itu lebih sering lagi menyusul cedera terbarunya.

Sempat ada kekhawatiran Neymar menderita cedera serius usai terkena tackle pada laga akhir pekan kontra Lyon, namun juara Ligue 1 itu mengungkapkan masalah pergelangan kakinya tidak seburuk yang diperkirakan, dan itu membuat Neymar bersyukur.

Penyerang 28 tahun itu ditarik dari lapangan sambil menangis pada menit akhir kekalahan PSG 0-1 Lyon setelah mendapatkan tackle terlambat dari Thiago Mendes, yang mendapatkan kartu merah usai tinjauan VAR.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Meskipun Neymar terlihat sangat kesakitan, juara Perancis itu mengungkapkan hasil scan pada pergelangan kaki penyerang dengan 79 gol memperlihatkan itu hanya masalah keseleo, bukan patah tulang seperti kekhawatiran semula.

“Bisa jadi lebih buruk, tapi sekali lagi Tuhan menyelamatkan saya dari sesuatu yang serius. Tangisan saya adalah kesakitan, putus asa, ketakutan, kesedihan, operasi, kruk dan kenangan mengerikan lainnya,” tulis Neymar di Instagram. “Saya berharap untuk pulih dan kembali secepat mungkin.”

Channel Gilabola di Youtube

Neymar sebelumnya pernah terkena beberapa cedera serius sepanjang karirnya di PSG, termasuk patah tulang metatarsal pada 2017/18 dan 2018/19 yang membuatnya absen lebih dari 30 pertandingan secara keseluruhan. Padahal perannya sangat besar bagi Les Parisiens, mengemas sembilan gol dan lima assist dalam 12 penampilan di semua kompetisi, menjadi top skor sementara Liga Champions dengan 6 gol.

Ayah sang pemain, Neymar Senior, sudah bersuara keras atas cedera terbaru putranya, menuntut kepada para pengadil untuk memberikan perlindungan lebih kepada para pemain yang menerima kekerasan di atas lapangan.

“Sial! Berapa lama lagi? Kita telah membicarakan hal ini begitu sering, kita bersuara keras untuk menentang aksi kekerasan di atas lapangan,” tulis Neymar Senior di Instagram. “Mengapa wasit tidak menghentikannya sejak awal, dengan pelanggaran pertama, mengapa menunggu hingga pelanggaran ketujuh, kedelapan, kesembilan?”

“Kita tidak pernah mengambil tindakan yang diperlukan sepanjang pertandingan, di mana Neymar menerima banyak pelanggaran, dan pemain lawan selalu melakukan kekerasan. Tidak adanya keputusan tegas akan mendorong pemain bersikap keras. Jika hal semacam ini dibiarkan terus berlanjut, sepak bola akan kehilangan banyak.”

AHABET
AHABET