Termasuk dari Dortmund dan Barcelona, Timnas Amerika Panggil 10 Wajah Baru Hadapi Wales

Gilabola.com – Timnas Amerika berpeluang mainkan 10 wajah baru di laga persahabatan melawan Wales, 13 November mendatang.

Termasuk di antara para debutan itu, adalah pemain muda Borussia Dortmund, Giovanni Alejandro Reyna atau yang lebih dikenal Gio Reyna, yang bisa memulai debutnya di tim tersebut tepat ketika ia berulang tahun ke-18 pekan depan.

Gelandang Dortmund yang juga putera dari mantan kapten AS, Claudio Reyna, menjadi salah satu dari 10 pemain muda yang masuk dalam daftar 24 pemain yang dipanggil ke Timnas AS. Mereka berpeluang besar bertanding melawan Wales di Swansea pada pertengahan bulan ini, dan laga melawan Panama empat hari berikutnya yang akan digelar di Wiener Neustadt, Austria.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

“Gio pemain penyerang yang memiliki tipe berbeda. Saya pikir dia pemain yang lebih bergerak lurus, pemain yang bisa masuk ke kotak penalti dan bisa berikan umpan terakhir, umpan silang,” ujar pelatih Timnas Amerika, Gregg Berhalter.

Diungkapkan Gazettenet.com, Reyna bisa menjadi pemain ke-12 yang berusia di bawah 18 tahun yang memulai debutnya di Timnas AS. Pertandingan melawan Wales hanya akan menjadi laga kedua di masa pandemi ini, setelah sebelumnya mereka kalahkan Kosta Rika pada 1 Februari 2020 dengan daftar pemain yang sebagian besar berasal dari para pemain sepak bola yang merumput di MLS.

Reyna pun bisa membuat lini tengah skuad Berhalter memiliki penampilan baru, di mana tim itu juga akan diperkuat pemain berusia 22 tahun, Christian Pulisic, yang tengah lakoni musim keduanya di Chelsea; Weston McKennie yang juga masih berusia 22 tahun dan jalani musim perdananya di Juventus dan Tyler Adams, 21 tahun, yang sudah memasuki musim keduanya di Leipzig.

“Saat anda melihat skill keempat pemain itu, anda akan menyadari bagaimana mereka begitu berbeda. Maka saya pikir, karena itulah, mereka sangat cocok satu sama lain,” tambahnya.

“Ketika anda menyaksikan Tyler, anda akan merasa sudah punya gelandang yang bisa mengendalikan jalannya laga dan memiliki banyak jangkauan, bisa dengan mudah mainkan posisi pemain nomor enam, bisa berikan perlindungan pada tim anda,  tapi juga bisa memberi mobilitas hingga tim tetap bagus di lini pertahanan sekaligus memberi tekanan terhadap tim lawan,” ungkap Berhalter.

Sedangkan Weston McKennie, menurutnya telah menjadi seorang gelandang box-to-box yang senang merangsek ke dalam kotak penalti, selain kuat dalam lakukan tekel, sekaligus memiliki keunggulan ekstra dalam hal permainan ofensif. “Sedangkan Christian, fenomenal saat bermain satu lawan satu, dan ia seorang pemain yang bisa dengan mudah membuat pemain lawan mundur,” ujar pelatih Timnas Amerika berusia 47 tahun itu.

Skuad Berhalter saat ini tengah mempersiapkan Kualifikasi Piala Dunia, yang kemungkinan akan ditunda hingga September tahun depan.

Sementara sejumlah pemain muda AS lainnya yang tengah merumput di Eropa juga masuk dalam skuad asuhan Berhalter, termasuk gelandang Valencia berusia 17 tahun, Yunus Musah, dan bek 20 tahun yang saat ini membela Barcelona, Sergiño Dest, pemain Bayern Munchen Chris Richards, gelandang Eindhoven Richard Ledezma, Sebastian Soto yang sudah kantongi lima gol dalam enam pertandingan yang dilakoni klub tier kedua Belanda, Telstar, musim ini, dan penyerang Nicholas Gioacchini yang sudah mengoleksi dua gol dalam tujuh pertandingan musim ini bersama klub liga dua Prancis, Caen.

Musah awali karir internasionalnya bersam tim muda Inggris, dan memiliki peluang untuk membela negara lain. Pasalnya, ia lahir di New York City, kemudian pindah ke Italia saat usianya masih beberapa bulan dan gabung akademi Arsenal pada tahun 2012.

“Dia lapar untuk tunjukkan dampaknya di lapangan. Ini soal membawanya merumput bersama kami, memberinya pengalaman bagaimana kami bekerja sebagai sebuah tim, bagaimana kami bekerja sebagai staf, memberinya pengalaman bersama para pemain lain dan lingkungan tim yang bisa kami kreasikan. Lalu, yang kami semua bisa lakukan adalah berharap, akhirnya dia memilih kami,” tegasnya.

Usia rata-rata roster Timnas Amerika adalah 21 tahun 300 hari. Penjaga gawang utama Zack Steffen, yang bermain terbatas di dua pertandingan Piala Liga bersama Manchester City musim ini, juga masuk dalam daftar tersebut setelah ia memulai debutnya di tim nasional pada tahun 2019.

Begitu juga dengan penyerang Lille, Tim Weah – putra mantan Pemain Terbaik FIFA dan Presiden Liberia saat ini, George Weah. Tim membela AS sejak tahun 2018, setelah ia alami cedera hamstring yang membuatnya hanya bermain dalam tiga pertandingan musim lalu.

Susunan Pemain Timnas Amerika:

Kiper: Ethan Horvath (Club Brugge, Belgia), Chituru Odunze (Leicester, Inggris), Zack Steffen (Manchester City, Inggris);

Bek: John Brooks (Wolfsburg, Jerman), Reggie Cannon (Boavista, Portugal), Sergiño Dest (Barcelona, Spanyol), Matt Miazga (Anderlecht, Belgia), Tim Ream (Fulham, Inggris), Chris Richards (Bayern Munchen, Jerman), Antonee Robinson (Fulham, Inggris);

Gelandang: Tyler Adams (Leipzig, Jerman), Johnny Cardoso (Internacional, Brasil), Richard Ledezma (PSV Eindhoven, Belanda), Weston McKennie (Juventus, Italia), Yunus Musah (Valencia, Spanyol), Owen Otasowie (Wolves, Inggris);

Penyerang: Konrad de la Fuente (Barcelona, Spanyol), Nicholas Gioacchini (Caen, Prancis), Christian Pulisic (Chelsea, Inggris), Uly Llanez (Heerenveen, Belanda), Gio Reyna (Borussia Dortmund, Jerman), Josh Sargent (Werder Bremen, Jerman), Sebastian Soto (Telstar, Belanda) dan Tim Weah (Lille, Prancis).

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO