Thiago Motta Berharap Reuni dengan Buffon di PSG

Paris Saint-Germain sangat tertarik untuk memboyong Gigi Buffon pada musim panas ini.
Paris Saint-Germain sangat tertarik untuk memboyong Gigi Buffon pada musim panas ini.

Gilabola.com – Thiago Motta berharap bisa reuni dengan sesama pemain Italia, Gianluigi Buffon, di PSG, saat rumor kepindahan kiper Juventus itu semakin menguat.

Gianluigi Buffon terus dikaitkan dengan kepindahan ke Paris Saint-Germain, dan mantan rekan setimnya di Italia, Thiago Motta, mendukung transfer tersebut.

Buffon akan berstatus bebas transfer setelah mengakhiri karirnya selama 17 tahun di Juve pada usia 40 tahun, namun Buffon masih belum memutuskan untuk menggantung sepatu sepenuhnya.

PSG dilaporkan siap untuk menawarkan Buffon kontrak berdurasi dua tahun dan Motta, yang baru saja pensiun setelah 6,5 tahun bergabung dengan PSG, berharap bisa reuni dengan Buffon.

“Gigi adalah orang yang tulus dan jujur,” kata Motta kepada Le Parisien. “Kamu harus terbuka dengan dia sejak awal.”

Advertisement

“Untuk saya, saya berharap dia akan datang ke PSG. Usia tidak penting. Jika dia datang, itu karena dia merasa siap untuk datang. Dia mengenal dirinya dengan sangat baik.”

“Dan saya pikir jika dia datang, itu karena dia memiliki motivasi sangat besar dalam pikirannya. Saya tidak tahu yang mana. Tapi mungkin itu soal memenangkan Liga Champions.”

“Gigi Buffon adalah pemain besar. Jika dia datang ke sini, semua orang akan memahaminya. Dia adalah orang yang sangat positif. Dengan pengalaman yang dia miliki saat ini, di usianya, dia dapat membawa sifat yang bagus baik dalam dan di luar lapangan. Saya pikir itu ide yang sangat bagus.”

“Setelah itu, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Alphonse Areola bermain sepanjang musim dan menunjukkan bahwa dia adalah penjaga gawang hebat. Sekarang segalanya ada di tangan Gigi, klub dan pelatih.”

Pelatih PSG baru Thomas Tuchel berkeberatan ketika ditanya tentang prospek penandatanganan Buffon pada musim pertamanya di PSG.

“Saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu,” kata Tuchel kepada wartawan. “Namun, saya masih tidak percaya bahwa dia tak lagi di bawah mistar Juventus atau pun Italia.”

“Di belakang tipe atlet seperti ini, selalu ada kepribadian yang hebat. Saya tidak mengenalnya secara pribadi. Kita akan lihat apa yang terjadi nanti.”