Thibaut Courtois: Belgia Terlalu Cepat Puas

Thibaut Courtois: Belgia Terlalu Cepat Puas

Gilabola.com – Thibaut Courtois mengungkap alasan Belgia bisa kalah dengan skor menyedihkan 5-2 di tangan Swiss, Senin dinihari. De Rode Duivels terlalu cepat puas, katanya.

Skuad asuhan Roberto Martinez ini sempat memimpin Grup 2 Liga A UEFA Nations League  sebelum pertandingan dan kian meyakinkan kala Thorgan Hazard mencetak dua gol di menit-menit awal laga, Senin (19/11) dini hari.

Akan tetapi Ricardo Rodriguez membawa Swiss bangkit dengan membuka keran gol Swiss melalui titik putih, diikuti hattrick dari Haris Seferovic dan Nico Elvendi.

Dengan hasil ini tim Swiss di bawah besutan Vladimir Petkovic berada di puncak klasemen Grup 2 Liga A, unggul head-to-head dari Belgia dengan sama-sama mengumpulkan sembilan poin.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Bagi Thibaut Courtois kekalahan mengejutkan ini disebabkan para pemain terlalu cepat puas setelah unggul cepat dua gol dan menganggap diri telah lolos ke babak final.

“Kami memulai laga dengan baik, unggul di awal laga dan juga menggandakan keunggulan tersebut. Lantas kami mulai kalah di duel-duel dan memberikan penalti yang bodoh,” ucap penjaga gawang Real Madrid ini, merujuk pada pelanggaran Nacer Chadli.

“Tiba-tiba Swiss memiliki harapan. Saya rasa setelah unggul 2-0 tim merasa segala sesuatunya tidak akan berubah salah.”

Thibaut Courtois tetap mengambil pelajaran berharga

“Namun ini adalah pertandingan kompetitif level tinggi dan semoga kegagalan masuk final ini memberikan pelajaran bagi kami untuk di kemudian hari.”

Perkataan mantan kiper Chelsea dan Atletico Madrid tersebut diamini oleh Thomas Meunier yang merasa performa Belgia di laga ini adalah yang terburuk.

“Ini lebih dari kekecewaan yang besar. Setelah unggul 2-0, segalanya berada di tangan kami. Ini laga yang sempurna bagi kami,” kata pemain Paris Saint-Germain ini.

“Kami bisa mencetak lebih banyak gol, tapi Swiss membobol tiga gol dari tiga peluang. Ini tidak bisa dipercaya.¬†Saya rasa kami sudah bermimpi masuk final duluan [sebelum peluit panjang]. Malam ini merupakan pertandingan terburuk Belgia sepanjang karir saya.”

Source :

fourfourtwo