Thomas Muller Tak Dendam Meski Pernah Dua Tahun Dicampakkan Joachim Low

Gilabola.com – Setelah absen selama dua tahun di tim nasional Jerman, bintang Bayern Munchen Thomas Muller akhirnya kembali mendapatkan kepercayaan dari manajer Joachim Low setelah penampilannya yang mengesankan di level klub.

Thomas Muller mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak dendam dan menyimpan rasa sakit hati kepada bos Joachim Low setelah dia sempat diasingkan dari timnas Jerman sebelum akhirnya kembali mendapatkan panggilan untuk Euro 2020.

Untuk alasan regenerasi, pemain dengan 100 caps bagi negaranya itu bersama Mats Hummels dan Jerome Boateng dikeluarkan dari skuad Der Panzer pada Maret 2019 dan diberi tahu bahwa karier internasional mereka telah berakhir saat Joachim Low berusaha untuk fokus mengembangkan generasi berikutnya.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Sejak itu, Thomas Muller telah tampil luar biasa di level klub, mencetak 14 gol dan 26 assist di semua kompetisi, termasuk rekor 21 assist dalam satu musim di Bundesliga, untuk membawa Bayern Munchen memenangkan semua enam trofi di musim lalu. Dia juga tampil bagus di musim ini dengan 15 gol dan 24 assist di berbagai ajang.

Sementara Jerome Boateng juga berperan penting dalam kesuksesan Bayern Munchen dan Mats Hummels tampil sangat baik untuk menjadi pemimpin di tim Borussia Dortmund yang memenangkan DFB Pokal musim ini, ketiganya mendapatkan kesempatan kembali ke timnas Jerman untuk Euro 2020.

Channel Gilabola di Youtube

Berkaca pada keputusan Joachim Low yang pernah mengeluarkannya dari skuad Jerman selama dua tahun, Thomas Muller mengatakan kepada Dfb.de, “Itu jelas merupakan pukulan bagi saya secara pribadi, tetapi situasi saya saat itu tidak sebanding dengan satu setengah tahun terakhir.”

“Bagi saya itu tidak terlalu biasa, jadi saya memahami keputusan manajer dari sudut pandang olahraga. Saya mengerti maksudnya. Tapi semua itu sudah menjadi masa lalu. Banyak hal telah berubah secara besar-besaran sejak saat itu. Saya menjalani periode yang luar biasa bagi saya bersama FC Bayern; Saya telah bekerja dengan baik dan juga memiliki waktu untuk bersantai. Saya lebih santai selama jeda internasional untuk merelaksasi tubuh, jiwa, pikiran, dan keluarga saya ketika saya absen dari timnas Jerman. Tapi itu selalu menjadi kehormatan khusus untuk bisa kembali mewakili Jerman di turnamen.”

AHABET
AHABET