Timnas Chile Ditakuti di Copa America

Timnas Chile Paling Ditakuti di Copa America

Gilabola.com – Timnas Chile menjadi tim yang ditakuti jelang pertemuannya dengan Jepang di Copa America, Selasa (18/6) pagi WIB.

Diungkapkan gelandang Chile, Arturo Vidal, skuad La Roja akan tampil menakutkan saat mereka bertemu Jepang di pertandingan pertama Copa America tahun ini. Jepang Рbersama Qatar, menjadi tim tamu dalam turnamen yang digelar di Brasil ini.

Chile yang pernah menjadi juara di dua edisi sebelumnya tidak menjadi favorit di turnamen Copa America kali ini, karena mereka kehilangan sejumlah pemain yang pernah membawa mereka ke Piala Dunia 2014, serta meraih gelar juara di Copa America 2015 dan 2016.

Tapi, Arturo Vidal yang kini menjadi bintang Barcelona itu yakin, sisa-sisa generasi emas Timnas Chile masih memiliki banyak hal yang bisa diberikan di turnamen ini.

Jepang Bawa Pemain Muda

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Skuad ini harusnya tetap ditakuti, dari awal hingga akhir turnamen. Kami berharap, ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa, tapi kami akan memperjuangkannya saat lakoni pertandingan demi pertandingan,” tegas Vidal kepada wartawan dari hotel Timnas Chile di Sao Paulo, tempat mereka akan bertemu Jepang, seperti dilansir France24.

Timnas Jepang sendiri membawa skuad yang tidak berpengalaman ke Brasil, di mana mereka rata-rata baru berusia 22 tahun. Saat diumumkan bulan lalu, 17 pemain di skuad Blue Samurai itu bahkan sama sekali belum kantongi cap.

Diperkuat ‘Lionel Messi dari Jepang’

Salah satu di antara anggota Timnas Jepang tersebut, adalah Takefusa Kubo, yang masih berusia 18 tahun dan baru saja teken kontrak dengan Real Madrid. Namun, Kubo sama sekali belum pernah bermain untuk tim senior Jepang.

“Dia pemain dengan kualitas segudang, ada banyak alasan mengapa Real Madrid ingin merekrutnya,” tegas Vidal.

“Kami sudah melihat permainannya, menganalisa bagaimana bagusnya permainan bintang muda itu, dan kami tahu bagaimana harus menghentikannya,” tambah Vidal mengenai pemain muda yang dijuluki sebagai ‘Lionel Messi dari Jepang’ itu.

“Jepang juga memiliki pengorganisasian tim yang bagus, mereka cepat dan kami harus berhati-hati, bermain dengan penuh konsentrasi serta berusaha menyerang secepat mungkin, karena Jepang akan mainkan pola 5-4-1, yang akan membuat tim lawan kesulitan dalam mencetak gol,” tegas Vidal.

Chile Telah Berubah!

Setelah tiga tahun meraih sukses yang belum pernah terjadi sebelumnya, prestasi Chile anjlok di tahun 2017 ketika mereka gagal lolos ke Piala Dunia di Rusia tahun lalu. Sejak saat itu, Chile sebenarnya telah lakukan perubahan, di mana kiper, sekaligus kapten dan veteran mereka, Claudio Bravo, menjadi salah satu pemain yang dicoret dari skuad Timnas Chile.

“Semuanya dimulai dari yang baru: proses baru, pemain baru, pelatih baru,” ujar Vidal, yang pada usia 32 tahun menjadi salah satu pemain tertua dalam skuad Chile asuhan pelatih Kolombia, Reinaldo Rueda, dan menjadi satu dari enam pemain yang kantongi lebih dari satu abad caps bersama Timnas Chile.

“Kami butuh berhari-hari untuk membicarakan dan membereskan berbagai hal,” tambah Vidal yang berharap bisa menularkan suksesnya di Camp Nou ke Timnas Chile di ajang Copa America ini.