Timnas Gareth Bale Diselamatkan Pemain yang 4 Tahun Silam Masih Main di Liga Kampung

Gilabola.com – Inilah hebatnya sepak bola. Empat tahun silam pencetak gol timnas Wales ke gawang Swiss tadi malam masih bermain di liga kampung. Baru pada Januari 2017 ia ditebus dengan harga transfer – tahukah kamu berapa – 200 juta rupiah saja. Benar-benar pemain kampung!

Kieffer Moore menyelamatkan muka Wales dengan gol sundulan kepalanya pada menit 74 pada pertandingan di Olympic Stadium, Baku, Azerbaijan, menghadapi Swiss. Itu merupakan sebuah situasi sepak pojok dan pemain Cardiff City FC itu mengarahkan bola ke sudut kanan gawang Yann Sommer.

Nyaris sepanjang pertandingan tak ada perlawanan dari timnas Gareth Bale itu. Babak pertama berakhir dengan Wales hanya mendapatkan bola sebanyak 32 persen saja dibandingkan Swiss yang sangat dominan sampai 68% penguasaan bola.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Breel Embolo, mantan pemain Schalke 04 yang pindah ke Borussia Monchengladbach, mencetak gol hanya dalam waktu beberapa menit saja sejak kick-off dimulai pada paruh kedua. Wales menaikkan tempo dan dominasi bola menjadi 44 persen sepanjang paruh kedua guna mencari gol balasan, yang akhirnya datang dari Kieffer Moore, dengan bantuan assist dari Joseff Morrell.

Moore relatif tidak dikenal. Sampai dengan empat tahun silam ia hanya seorang pemain yang ditransfer dengan biaya 200 juta rupiah saja dari Forest Green, sebuah klub divisi keempat di Inggris, ke Ipswich Town, klub League One atau divisi ketiga.

Channel Gilabola di Youtube

Tapi ia tidak pernah benar-benar menjadi pemain Ipswich dengan dipinjamkan sepanjang waktu ke Rotherham. Dan ketika akhirnya kembali ke majikan utamanya, ia langsung dijual ke Barnsley FC, klub Championship atau divisi kedua.

Setelah sempat dijual kembali pada Agustus 2019 ke Wigan, yang merupakan tim divisi ketiga Inggris, Kieffer Moore kembali ke Champions saat ditransfer masuk oleh Cardiff City FC pada Agustus 2020.

Nilai transfernya tahu berapa? 1,98 juta pound atau hampir 40 Milyar rupiah. Loncatan jauh dibandingkan market valuenya pada tahun 2017 yang hanya 200 juta rupiah. Kini dengan golnya ke gawang Swiss pada pertandingan Grup A Euro 2020, ia berhasil menjual dirinya ke seluruh dunia. Harganya dipastikan akan naik lagi.

Wales terlihat kurang serius dalam pertandingan pertamanya melawan Swiss dengan pada banyak kesempatan membiarkan pemain lawan berlama-lama memainkan atau menahan bola. Wales tidak dijagokan lolos ke babak 16 besar Euro 2020 ini.

AHABET
AHABET