Timnas Indonesia Runner-up Piala AFF, Pratama Arhan Obati dengan Penghargaan Individu

Timnas Indonesia harus menerima nasib kembali menjadi runner-up, walau sudah berjuang habis-habisan untuk comeback di leg kedua final Piala AFF melawan Thailand, Sabtu (1/1) malam. Namun, dua punggawa skuad Garuda raih penghargaan pribadi di ajang ini.

Gilabola.com – Setelah dipukul 0-4 di leg pertama, tim asuhan Shin Tae-yong berhasil membuktikan bahwa mereka sebenarnya ‘tidak jelek-jelek amat’ dibandingkan tim Gajah Perang setelah di leg kedua berhasil menuai hasil imbang 2-2. Dua gol keren Ricky Kambuaya dan Egy Maulana Vikri berhasil menyelamatkan tim Merah Putih dari kekalahan kedua di laga final.

Hasil imbang tersebut memang tak bisa mengubah nasib Indonesia. Tim Merah Putih lagi-lagi harus menjadi runner-up untuk ke enam kalinya di ajang ini – sementara Thailand menjadi juara untuk keenam kalinya, tapi Evan Dimas dan Pratama Arhan berhasil meraih penghargaan individu.

Pratama Arhan memenangkan penghargaan GOAL NXGN untuk kategori Pemain Muda Terbaik di Piala AFF 2020, setelah ia terpilih berkat hasil voting suporter dan tim editorial Goal selama turnamen ini berlangsung di Singapura. Hasilnya, bek kiri Timnas Indonesia itu mengklaim penghargaan itu setelah ia lakoni turnamen Piala AFF pertamanya yang luar biasa.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Dalam situs resmi AFF Cup 2020 disebutkan, GOAL NXGN Award juga mengadu beberapa pemain berbakat terbaik di AFF Cup 2020 ini satu lawan satu, dan Pratama yang meraih total 60.122 suara itupun dinobatkan sebagai yang terbaik setelah serangkaian penampilannya luar biasa bagi skuad Garuda.

Pratama yang baru saja berusia 20 tahun selama kompetisi ini – tepatnya pada 21 Desember, berhasil mengalahkan rekan satu timnya, Witan Sulaeman dan Alfeandra Dewangga, yang masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga dalam penghargaan individu ini. Sedangkan pemain Thailand, Thanawat Suengchitthawon dan bintang Timnas Kamboja, Sieng Chanthea, melengkapi posisi lima besar.

Pratama Arhan yang bintang PSIS Semarang itu, memiliki ciri khas lemparan ke dalam yang panjang dan membuatnya menjadi ancaman nyata di hampir semua posisi di lapangan lawan. Ia menjadi starter di enam dari delapan pertandingan yang dilakoni Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong.

Pratama sempat absen saat tim Merah Putih alami kekalahan pertama mereka di ajang ini, karena skorsing. Saat itu, Indonesia kalah 0-4 dari Thailand di babak final leg pertama, sebelum akhirnya bangkit 2-2 di leg kedua malam ini.

Beberapa momen gemilang yang dilakoni Pratama adalah, saat ia mencetak gol persamaan di menit akhir laga melawan Singapura di leg kedua semifinal, yang membuat laga tersebut akhirnya berlanjut di babak tambahan waktu. Di laga itu pula, Timnas Indonesia akhirnya menang 4-2 dan melaju ke babak final – untuk ke enam kalinya.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO